Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo disebut-sebut tak menginginkan revisi Undang-Undang Pemilu (UU Pemilu) yang saat ini tengah diupayakan di DPR. Salah satu partai pendukung pemerintah yakni PPP mengungkapkan sependapat dengan Presiden agar UU Pemilu yang saat ini berlaku agar dijalankan dulu.
"Kami sependapat dengan Presiden," kata Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani saat dihubungi, Sabtu (30/1).
Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan sejumlah perwakilan partai yang juga mantan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Pilres 2019 pada Kamis (28/1) lalu. Arsul yang juga hadir dalam pertemuan itu mengatakan Jokowi turut membahas isu revisi UU Pemilu dalam pertemuan itu.
Salah satu poin krusial dalam draf revisi UU Pemilu ialah Pilkada yang direncanakan akan digelar pada 2022 dan 2023. Adapun pada UU Pemilu saat ini, Pilkada dijadwalkan bergulir pada 2024 serentak dengan Pemilu.
Baca juga: Revisi UU Pemilu untuk Benahi Sistem Kepemiluan
Presiden disebut cenderung menginginkan agar UU Pemilu saat ini dijalankan sehingga tetap mempertahankan Pilkada pada 2024. Presiden pun meminta parpol untuk mengkaji berbagai risiko jika hajatan politik itu digelar lebih cepat. Pasalnya, pemerintah ingin fokus menyelesaikan pandemi dan memulihkan ekonomi.
"Pandemi masih ada dan situasi ekonomi belum pulih. Jadi jika ada hajatan politik yang berpotensi menimbulkan ketegangan antarelemen masyarakat seperti Pilkada di daerah tertentu dikhawatirkan akan mengganggu upaya pemulihan di sektor ekonomi maupun kesehatan," ucap Arsul.
Adapun Pilkada daerah tertentu yang dimaksud yakni DKI Jakarta. Dalam draf revisi beleid Pemilu yang kini diusulkan DPR, Pilkada di ibukota direncanakan digelar pada 2022. (OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Kewenangan penuh untuk mensimulasikan mekanisme aturan ada di tangan DPR bersama pemerintah selaku pembentuk undang-undang.
Dede mengatakan persoalan biaya politik yang tinggi itu merupakan tantangan serius yang perlu segera diantisipasi melalui revisi UU Pemilu dan Pilkada.
Pembahasan RUU Pemilu harus segera direalisasikan agar tersedia waktu yang memadai bagi keterlibatan masyarakat serta proses pembahasan yang bermakna dan menyeluruh.
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf minta aturan dana kampanye diatur dalam RUU Pemilu. Sebab kasus korupsi bupati lampung tengah Ardito Wijaya diduga gratifikasi untuk utang dana kampanye
Wacana Pilkada tidak langsung justru berpotensi memindahkan arena transaksi politik uang dari ruang publik ke ruang tertutup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved