Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISARIS Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berencana membangun kembali Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) untuk meningkatkan keamanan masyarakat. Rencana yang dipaparkan dalam program kerja calon Kepala Kepolisian RI (Kapolri) itu dinilai sangat berbeda dengan satuan yang ada di era Soeharto.
"Pam Swakarsa itu (yang dipaparkan Listyo) beda dengan era Soeharto. Pamswakarsa yang ini maksudnya Satpam dan siskamling juga pramuka Saka Bhayangkara," ujar Direktur The Intelligence Institute Ridlwan Habib kepada Media Indonesia, Senin (25/1).
Menurut dia, unsur yang direkrut sebagai Pam Swakarsa bentukan Listyo sangat berbeda dengan format di era Soeharto. Dengan demikian, dampak yang muncul juga akan berbeda.
"Jadi bukan Pam Swakarsa kaya jaman dulu," katanya.
Baca juga : Banyak OTT, Publik Nilai Kinerja KPK Baik
Pamswakarsa sebelum reformasi yang berasal unsur masyarakat umum dan dipersenjatai bambu runcing. Mereka di era Soeharto bahkan dikerahkan untuk berhadapan atau melawan pihak yang kontra pemerintah seperti mahasiswa.
Guna menghilangkan trauma masyarakat terhadap Pam Swakarsa era Soeharto, Ridlwan menyarankan Listyo perlu mengubah nama satuan tersebut. "Ganti nama Pam Swakarsa dengan istilah baru yang tidak bisa dikaitkan dengan masa lalu," katanya.
Ia menilai, pelibatan warga masyarakat melalui Pam Swakarsa atau sejenisnya sangat penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas negara. Namun tetap ada batas batas wewenang warga misalnya penangkapan atau lainnya yang hanya boleh dilakukan oleh penegak hukum.
"Polri perlu menjelaskan secara lengkap agar tidak menjadi kontroversi di masyarakat," pungkasnya. (OL-2)
Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Keta Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nadhlatul Ulama (ISNU) DKI Jakarta, Tjoki Aprianda Siregar, khawatir jika kebijakan itu dilaksanakan tergesa-gesa.
Nantinya, lanjut Rusdi, segala bentuk aktivitas maupun operasional Pam Swakarsa keseluruhannya dikoordinasikan dan diawasi oleh aparat kepolisian.
Pemerintah menyambut baik rencana aktivasi Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa oleh Polri di bawah kendali Kapolri Listyo Sigit.
PAM Swakarsa dikenal sebagai kelompok sipil yang dipersenjatai dan dibentuk pada 1998. Pembentukan PAM Swakarsa mulanya bertujuan mengamankan Sidang Istimewa MPR 1998.
Kivlan pun berusaha mene-mui Wiranto untuk menagih sisa dana tersebut dan selalu kandas. Kivlan sempat dua kali menghadap Presiden BJ Habibie dan mengutarakan kondisi di lapangan.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved