Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Nasional Demokrat (NasDem) membidik Jawa Barat sebagai lumbung suara pada pemilu legislatif 2024. Jumlah pemilih yang paling banyak di provinsi ini harus dimanfaatkan dengan baik demi menyongsong kemenangan di tingkat nasional pada pesta demokrasi tersebut.
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem Prananda Surya Paloh saat memberi pengarahan dalam peringatan hari jadi ke-9 Partai NasDem tingkat Provinsi Jawa Barat, di Hotel The Papandayan, Bandung, Rabu (11/11) malam. Di hadapan ratusan pengurus Partai NasDem se-Jawa Barat, Prananda mengajak semua kadernya itu untuk menyatukan tekad untuk meningkatkan raihan suara di Jawa Barat.
"Jawa Barat sangat penting. Etalase nasional ada di Jawa Barat," kata Prananda.
Dia menyontohkan, dari 11 daerah pemilihan di Jawa Barat, setidaknya partainya itu harus mampu meraih satu kursi. Selain itu, dalam setiap ajang pemilihan kepala daerah di provinsi itu, menurutnya bukan tidak mungkin jika Partai NasDem bisa menempatkan kader sebagai pemenang.
"Kalau NasDem menang di Jawa Barat, kita bisa jadi pemenang nomor 2 di nasional," ujarnya.
Bahkan, tambah dia, dengan berhasil menang di Jawa Barat, kerja mesin partai di tingkat nasional sudah berhasil 50%. Dalam mewujudkan target itu, menurutnya kader Partai NasDem harus mampu merangkul semua lapisan masyarakat.
Terlebih, sebagai partai yang terbuka, menurut dia partainya itu sangat membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat dari golongan manapun.
"Semua kita rangkul. Ekstrem kanan, kiri, tengah," ujarnya.
Lebih lanjut dia berpesan, kadernya harus senantiasa menjaga kultur Partai NasDem yang konsisten mengedepankan politik bersih. Hal ini menjadi komitmen partainya dalam berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara.
"Hanya dengan cara ini kita dapat memajukan bangsa ini. Dengan cara ini kita melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkualitas dan berintegritas," ujarnya.
baca juga: NasDem Gelar Konvensi Calon Presiden 2024
Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa memastikan kadernya akan bertekad untuk memenangkan pemilu di Jawa Barat. Terlebih, lanjut Saan, pihaknya sangat ingin mengembalikan citra positif partai di mata masyarakat.
"Sebagai partai yang menjaga idealisme, semangat politik tanpa mahar, tanpa syarat, akan selalu kami pegang teguh," ucapnya.
Hal inipun, lanjut dia, menjadi amanat utama yang disampaikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
"Di saat partai lain berpikir pragmatis, transaksional, NasDem melalui Pak Surya Paloh berpikir sebaliknya. Melawan semuanya dengan politik tanpa mahar, tanpa syarat," ucapnya.
Untuk meraih kemenangan di Jawa Barat, Saan mengaku pihaknya sudah menyusun peta jalan. Meski tidak merinci, dia menilai ini sangat diperlukan demi mewujudkan hal itu.
"Agar kita tidak tersesat, agar kita tahu apa yang harus kita lakukan," ucapnya. (OL-3)
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkapkan alasan Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik dan kepedulian sosial guna memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan terencana menjelang Idulfitri.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved