Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPEN Kogabwilhan III Gusti Nyoman Suriastawa menanggapi santai hasil laporan Komnas HAM terkait kematian Pendeta Yeremias Zanambani di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua.
Hasil laporan tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa Yeremias dibunuh oleh anggota TNI personel Koramil Alpius Hasim Madi.
"Sah-sah saja kalau mereka bilang terduga karena memang belum ada bukti kuat," ujar Suriastawa kepada wartawan, Senin (2/11).
Baca juga : Terima US$150 Ribu, ini Peran Brigjen Prasetijo
Ia mengungkapkan pihaknya masih menunggu hasil laporan pendalaman lanjutan oleh Tim Gabungan Pencari Fakta Intan Jaya. Menurutnya, hasil dari TGPF adalah hasil resmi yang akan menjadi pedoman untuk mengambil langkah berikutnya.
"TGPF masih melakukan pendalaman dan sebaiknya kita tunggu hasil nyatanya. Kalau memang terbukti ada oknum aparat yang terlibat, TNI akan menindak tegas oknum tersebut sesuai hukum yang berlaku," paparnya. (OL-2)
Pengamat militer Selamat Ginting menegaskan peradilan militer masih relevan di Indonesia.
Penentuan forum peradilan bagi anggota militer harus didasarkan pada sifat tindak pidana yang dilakukan, bukan jabatan atau status pelakunya.
Langkah Letjen Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kabais TNI pascakasus penyiraman air keras dinilai sebagai contoh nyata akuntabilitas institusi bagi publik
Profil Letjen TNI Yudi Abrimantyo, Kepala BAIS TNI. Simak latar belakang, karier, pendidikan, dan perannya dalam intelijen strategis militer Indonesia.
TNI menegaskan komitmen penegakan hukum terkait kasus penyiraman air keras Andrie Yunus. Pelaku terancam sanksi tegas hingga pemecatan.
Profesor Kadri mengingatkan publik agar memisahkan tindakan oknum dengan institusi TNI dalam kasus Andrie Yunus. Transparansi Puspom TNI dinilai kunci menjaga kepercayaan masyarakat
Komnas HAM desak Panglima TNI periksa eks KaBAIS Letjen Yudi Abrimantyo terkait kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. Simak pernyataan lengkapnya di sini.
KOMISIONER Komnas HAM, Amiruddin al Rahab menangapi menanggapi pergantian Kepala Bais atau Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo. Menurutnya itu sinyalemen baik dan minta Kabais TNI diperiksa
Pendalaman dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai pihak.
PROSES pemulihan Aktivis KontraS Andrie Yunus diperkirakan mencapai dua tahun. Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI, awal Maret 2026.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjamin seluruh biaya pengobatan dan pemulihan Andrie Yunus.
Fokus investigasi tidak hanya terpaku pada luka fisik, tetapi juga dampak psikologis jangka panjang yang dialami oleh Andrie Yunus akibat siraman air keras tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved