Kamis 22 Oktober 2020, 08:24 WIB

Polisi Hormati Hasil Penyelidikan TGPF Intan Jaya

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Polisi Hormati Hasil Penyelidikan TGPF Intan Jaya

ANTARA/Reno Esnir
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.

 

PENEMBAKAN terhadap Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya, Papua diduga dilakukan aparat keamanan. Polri menegaskan menghormati dugaan yang disimpulkan oleh tim gabungan pencari fakta (TGPF) itu.

"Kita hormati apapun hasilnya, kita lihat," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (22/10).

Awi mengatakan Polri juga telah melakukan penyelidikan. Korps Bhayangkara masih menunggu hasil investigasi dari internal Polri. Awi menyebut hasil investigasi Polri akan menjadi bahan masukan untuk TGPF.

Baca juga: Tuntaskan Kasus Intan Jaya tanpa Pandang Bulu

"Polri kan sesuai dengan fakta-fakta hukum berjalan. Beliau kan tim pencari fakta, kita kan masing-masing tentunya kalau ada informasi tebaru terkait perkembangan pasti akan disampaikan kepolisian untuk kita jadikan bahan masukan, kita tunggu ya semua pasti berproses," ungkap jenderal bintang satu itu.

Dugaan keterlibatan aparat keamanan dalam kasus penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya, Papua disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam konferensi pers, Rabu (21/10).

"Informasi dan fakta yang dikumpulkan di lapangan menunjukkan dugaan keterlibatan aparat. Walaupun ada juga kemungkinan dilakukan pihak ketiga," kata Mahfud di kantornya, Jakarta.

Mahfud meminta kepolisian dan kejaksaan menyelesaikan kasus ini tanpa pandang bulu. Mereka yang terlibat harus diproses hukum.

"Pemerintah meminta Kompolnas untuk mengawal kasus. Laporan TGPF ini bisa menjadi bahan dalam rangka pro justicia," tegas dia. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Pinangki Kerap ‘’Bolos Kerja’’ Selama di Kejaksaan

👤Sri Utami 🕔Senin 30 November 2020, 14:28 WIB
Terdakwa Pinangki Sirna Malasari selama bertugas di kejaksaan kerap ‘’bolos kerja’’ dan pernah dijatuhi sanksi...
Antara

Presiden: Tugas Kepala Daerah Lindungi Warganya

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 30 November 2020, 14:06 WIB
"Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan, keselamatan rakyat adalah hukum...
Ilustrasi

Korupsi Pengaturan Proyek Indramayu, KPK Panggil 14 Saksi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 November 2020, 14:02 WIB
KPK meminta 14 orang memberikan keterangan sebagai saksi terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya