Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem mendorong pemerintah segera mengundangkan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker). Hal itu dilakukan untuk mencegah munculnya spekulasi negatif di masyarakat terkait UU Ciptaker.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pakar Partai NasDem Hayono Isman. Menurut Hayono, pemberlakuan UU Ciptaker bisa mengurangi tensi penolakan UU yang telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 5 Oktober 2020.
"Saya kira lebih cepat akan lebih baik, tidak perlu menunggu 30 hari, karena jika terlalu lama maka potensi penolakan bisa semakin besar dan ini akan merepotkan kita semua," kata Hayono Isman dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, (20/10).
Spekulasi yang dimaksud Hayono, antara lain tuntutan agar pemerintah membatalkan UU Cipta Kerja hingga penerbitan Perppu. Termasuk beragam protes yang dinilai kurang memahami esensi dari apa yang menjadi masalah dalam UU tersebut.
Selain itu, terlalu lamanya pemerintah memberlakukan UU Ciptaker dapat memicu berkembangnya isu liar di masyarakat. Situasi dapat bertambhan parah karena adanya penyalahgunaan media sosial
"Pemberlakuan yang cepat dapat mengeliminir beragam isu, hoaks, dan pendapat yang keliru mengenai maksud dan tujuan sebenarnya dari pembuatan UU Ciptaker ini," ujarnya.
Hayono menjelaskan, UU Ciptaker dapat mengatasi permasalahan tumpang tindihnya beberapaa UU yang justru menghambat jalannya investasi. Pemberlakuan UU Ciptaker diyakini dapat memperluas lapangan pekerjaan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Namun saya meyakini pemerintah sedang memfinalisasi UU Ciptaker dan akan segera diberlakukan apalagi melihat latar belakang kelahiran UU tersebut," pungkasnya. (OL-8)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
MK menilai ada kemungkinan tumpang tindih antara UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan UU Cipta Kerja
kehadiran UU Cipta Kerja merupakan momentum yang tepat bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan dan keterampilan kerja
Kemudahan perijinan usaha diharapkan naikkan tingkat pendapatan perkapita Indonesia di 2045
KSPI sesalkan putusan MK soal UU Ciptaker
Penerbitan Perppu Cipta Kerja oleh Presiden adalah langkah penting untuk mencegah kekosongan dalam konstitusi yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.
Perusahaan diwajibkan membayar uang kompensasi kepada karyawan yang masa kontraknya berakhir. Ketentuan ini tidak ada dalam peraturan ketenagakerjaan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved