Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap empat pelaku tindak pidana terorisme jaringan Jamaah Islamiyah pada Minggu (4/10) pagi. Penangkapan dilakukan di empat lokasi berbeda wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono menuturkan, keempat pelaku tindak pidana terorisme itu adalah Muhammad Nasir alias Safiq alias Martin alias Kholid (41). Kemudian, Muhammad Tsabat Abdullah alias Dul alias Tsabat (27).
Kemudian, Nur Muhammad Maulidi Kusnanto alias Alung alias Nur alias Salman (38). Terakhir, Irfan Gunawan alias Muhammad Ilham alias Bagus alias Yulian alias Sahidi alias Bimbim (46).
"Mereka satu kelompok. Tapi, peranan berbeda-beda," ucap Argo, Senin (5/10).
Argo mengemukakan, Nasir pernah mengikuti pelatihan Kegiatan Alam Terbuka (KAT) Kelompok Adira angkatan pertama gelombang ke dua pada 2012. Dia juga menyimpan beberapa barang bukti, seperti laptop dan telepon genggam milik Soleh Habibi yang lebih dulu ditangkap.
"Dia juga pernah menyembunyikan Muhammad Tsabat Abdullah alias Dul dan Soleh Habibi," terang Argo.
Adapun Tsabat merupakan peserta Sasana Jamaah Islamiah gelombang kedua. Dia juga diketahui pernah berangkat ke Suriah pada gelombang ke enam. Sementara Bimbim berperan sebagai Qoid Tholiah qodimah Barat bidang Tajhiz/Bithonah. Bimbim bertugas sebagai motivator di pertemuan Situ Gintung usai penangkapan Amir Jamaah Islamiah, dan panitia pengiriman ikhwan ke Ambon pada kerusuhan 2005, serta menjadi anggota Syar'iyah Abu Dujana Jamaah Islamiah pada 2005/2006.
baca juga: Polisi Tangkap Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Lalu, Salman merupakan pelayan Bithonah dan polisi berhasil menyita lima pucuk senjata api gas laras panjang rakitan yang diserahkan kepada anggotanya di Jakarta dan Lampung pada 2013. Terkait senjata ini, Salman pernah mengikuti pelatihan bongkar pasang senjata di Klaten pada 2014.
"Terduga teroris Salman dan Kholid juga berperan menyembunyikan terduga teroris Tsabat," tandas Argo.
Usai penangkapan, polisi menyita beberapa barang bukti, yakni dompet, kartu identitas masing-masing terduga teroris. Barang bukti lainnya berupa buku tabungan, telepon genggam, senjata api rakitan handy talky dan kamera. Lalu, double stick, pisau kecil, golok, celurit, barbel, surat bertuliskan tangan, drone, handgrip, dan buku-buku jihadis, berhasil diamankan Densus 88. (OL-3)
Penjaga pantai Kuba menembak mati empat orang di sebuah speedboat asal Florida, termasuk satu warga AS. Kuba menuding adanya plot terorisme di tengah sengketa minyak.
Otoritas Kuba merilis detail identitas 10 orang di speedboat Florida yang terlibat baku tembak. Ditemukan senapan serbu hingga bom Molotov untuk misi infiltrasi.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menetapkan sembilan tersangka teror KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, usai operasi 11 hari dan pengamanan ketat pasca eskalasi kekerasan.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia, pada kurun 2023 hingga 2025, konsisten dan adaptif.
Terdapat perbedaan fundamental dalam doktrin kerja antara kepolisian dan militer yang tidak dapat dicampuradukkan dalam menghadapi ancaman terorisme di ruang sipil.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved