Selasa 15 September 2020, 18:20 WIB

Sidang Etik Firli Ditunda, MAKI: Ada Dugaan Tarik Ulur

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Sidang Etik Firli Ditunda, MAKI: Ada Dugaan Tarik Ulur

MI/Adam Dwi
Ketua KPK Firli Bahuri seusai menjalani sidang etik.

 

SIDANG putusan kasus dugaan pelanggaran etik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ditunda. Sebab, anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK harus menjalani tes usap seusai berinteraksi dengan pegawai yang positif covid-19.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyesalkan penundaan tersebut. Sebagai pelapor, dirinya tidak menerima penjelasan lengkap. Boyamin menuding penundaan sidang putusan diduga ada tarik ulur keputusan.

"Terus terang saja curiga penundaannya ini ada tarik ulur. Gambaran saja, putusannya akan agak berat kalau dinyatakan bersalah. Tapi kemudian ada upaya untuk mengulur waktu," ujar Boyamin saat menyambangi markas Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Selasa (15/9).

Baca juga: Ada Desakan Mundur, Firli: Kita Ikuti UU Saja

Boyamin sengaja datang ke kantor Dewas KPK untuk meminta penjelasan terkait alasan penundaan sidang. Dia juga membawa sejumlah bukti berupa foto dan video, untuk diserahkan ke Dewas KPK. Bukti itu melengkapi kesaksiannya dalam persidangan sebelumnya.

Adapun Dewas KPK menjamin bahwa tidak ada tarik ulur dalam penundaan sidang putusan. Dewas KPK menegaskan penundaan disebabkan tiga anggota harus menjalani tes usap, seusai berinteraksi dengan pegawai positif covid-19. Ketiganya, yakni Ketua Dewas Tumpak Hatorangan Panggabean, serta dua anggota, Albertina Ho dan Syamsuddin Haris.

"Tidak ada tarik ulur putusan. Tiga orang anggota Dewas di-swab tadi pagi, karena berinteraksi dengan salah seorang yang positif covid-19," jelas anggota Dewas KPK Syamsuddin Harris.

Baca juga: Firli Bisa Diganjar Hukuman Berat oleh Sidang Etik

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut tes usap dibutuhkan sebagai tindakan cepat pengendalian covid-19 di lingkungan KPK. Diketahui, sedikitnya ada 69 pegawai KPK yang terpapar covid-19.

Dari hasil pelacakan kontak pegawai yang terkena covid-19, ditemukan indikasi interaksi dengan anggota Dewas KPK. Adapun tiga anggota Dewas KPK akan bekerja dari rumah sembari menunggu hasil tes.

Adapun sidang putusan kasus etik Firli Bahuri diundur pada Rabu (23/9) depan. Sebelumnya, Firli diadukan MAKI lantaran menggunakan helikopter mewah saat perjalanan pribadi dari Palembang ke Baturaja pada 20 Juni lalu.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Susanto

KPK Dalami Arahan Juliari ke Ditjen Linjamsos

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 07:22 WIB
Pepen sudah tiga kali diperiksa KPK yakni pada 21 Desember 2020, 13 Januari 2021, dan 22 Januari 2021. Dia selalu hadir saat...
MI/M IRFAN

KPK Duga Penerima Suap Kasus Korupsi Bansos Masih Banyak

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 06:51 WIB
Lembaga Antikorupsi itu mendalami cara Harry mendapatkan proyek dalam kasus...
MI/ADAM DWI

Saksi Kasus Korupsi di Indramayu Diintimidasi

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 06:29 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024 Abdul Rozaq Muslim ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya