Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI Partai DPR RI membacakan pandangan fraksinya terkait dengan pembahasan RUU Pelindungan Data Pribadi dalam persidangan hari ini, Selasa (01/9). Dalam pandangannya, Fraksi Partai Golkar yang setuju pembahasan RUU PDP dilakukan pada tahap lanjutan memberikan sejumlah catatan.
”Pertama tentu saja kami Partai Golkar menyetujui pembahasan RUU Pelindungan Data Pribadi pada tingkat lebih lanjut, mengingat RUU ini telah menjadi kebutuhan hukum masyarakat. Sebagaimana kita ketahui jumlah kasus penyalahgunaan data pribadi mulai dari kebocoran, penipuan serta penjualan data pribadi juga dirasakan meningkat frekuensinya,” ungkap Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani di Jakarta, Selasa (1/9).
Selain itu, lanjut Christina, adanya legislasi primer mengenai pelindungan data pribadi juga akan meningkatkan posisi tawar Indonesia sebagai pusat data global di masa mendatang.
“Termasuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat bisnis dan investasi terpercaya dan mendorong perkembangan ekonomi digital,” kata Christina.
Baca juga : DPR Baru Tuntaskan 6 dari 248 RUU Prolegnas
Namun demikian Wakil Sekjen DPP Partai Golkar tersebut menegaskan, Partai Golkar memberikan beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam pembahasan RUU.
Diantaranya terkait kewajiban dan tanggung jawab pengelola data agar diatur dengan tegas; lalu soal ditunjuk atau dibentuknya institusi guna memastikan efektivitas implementasi baik bagi individu, korporasi maupun badan publik.
"Perlu adanya pengaturan yang tegas menyangkut jenis-jenis data baik data bersifat umum maupun spesifik dan sanksi tegas atas pelanggaran bagi semua pihak serta partisipasi masyarakat yang lebih luas. Ini kita pastikan akan kita dorong sehingga UU ini betul-betul membawa dampak postif bagi bangsa dan Negara kita,” pungkas Christina. (OL-7)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Sebanyak 88,5% serangan bertujuan untuk mendapatkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) dari berbagai akun daring.
Di tengah kondisi tersebut, teknologi pemantauan skor kredit seperti SkorKu menjadi relevan.
PELINDUNGAN data pribadi merupakan fondasi utama ekonomi digital. Kepercayaan digital adalah mata uang baru dalam ekonomi berbasis data.
Bot berbasis AI di media sosial dan aplikasi perpesanan menyamar sebagai pengguna asli, melibatkan korban dalam percakapan berkepanjangan untuk membangun kepercayaan.
Ia menyebut, kebocoran data pribadi warga yang berulang di berbagai platform digital menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap hak privasi masyarakat.
Komisi I DPR menyoroti dugaan praktik aktivasi IMEI ilegal yang melibatkan penyalahgunaan data pribadi turis asing merupakan masalah serius. I
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved