Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Pemeriksaan Laporan Keuangan BPIP tahun Anggaran 2019. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) tahun anggaran 2019 Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota III BPK Dr. Achsanul Qosasi, CSFA kepada Kepala BPIP Prof. Drs. K.H Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D di ruang rapat utama BPIP selasa, (1/9/2020).
Kepala BPIP Prof. Drs. KH Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D bersyukur telah meraih WTP berkat kerja sama dan kerja keras semua pihak BPIP terutama dalam meningkatkan pengelolaan keuangan negara secara transparan dan akuntabel.
"Saya ucapkan selamat datang kepada pak Qosasi beserta tim BPK. Kedatangannya mengingatkan kita terhadap tanggungjawab penyelenggaraan pemerintah dalam mengelola keuangan negara," ucapnya saat memberikan sambutan.
Dosen pertama dari Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri yang menembus Harvard Law School itu menegaskan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara merupakan amanat Undang-undang No.17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, sehingga pertanggungjawaban keuangan diharapkan memenuhi Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Pada kesempatan yang sama Sekretaris utama BPIP DR. Drs. Karjono, S.H., M.Hum mengaku kunci utama meraih opini WTP ini merupakan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas seluruh tim internal BPIP.
"Ini merupakan upaya-upaya yang sangat luar biasa teman-teman BPIP dalam penataan organisasi. Untuk itu kami akan lebih meningkatkan lagi, akan lebih mengoptimalkan lagi, akan lebih sinergi lagi, akan mengharmoniskan dan meningkatkan komunikasi lagi dengan BPK," ucapnya.
Karjono berharap dengan adanya pengawasan dan bimbingan internal maupun eksternal yang profesional dengan mengedepankan transparansi menjadi persiapan BPIP untuk mengelola keuangan negara lebih baik lagi untuk Indonesia maju.
"Untuk itu kami ke depan akan mempersiapkan bekerja lebih keras sehingga dapat mempertahankan bahkan meningkatkan WTP," ujar eks Staf Ahli Kemenkumham itu.
Sementara itu Anggota III BPK Dr. Achsanul Qosasi, CSFA mengapresiasi kinerja BPIP. Karena menurutnya BPIP merupakan lembaga baru namun sudah mendapatkan predikat WTP.
"Saya langsung datang ke sini (BPIP-red) untuk memberikan semangat kepada tim BPIP yang sudah bagus untuk mempertanggungjawabkan keuangannnya, karena ini lembaga baru kemudian mendapatkan WTP dan neracanya sesuai dengan kriteria yang ada," ujar Qosasi.
Ia berharap BPIP sebagai tonggak ideologi Pancasila dapat terus meningkatkan pertanggungjawaban keuangan negara serta meningkatkan koordinasi. "Ini perlu dicermati oleh masyarakat, BPIP sebagai tonggak ideologi Pancasila telah berhasil mempertanggungjawabkan keuangan dengan baik," tutupnya.
Hadir pada acara tersebut Sekretaris Dewan Pengarah BPIP Mayor Jenderal TNI (Purn) Wisnu Bawa Tanaya, S.IP, Pejabat BPK RI antara lain Auditor Utama Keuangan Negara III Prof. Dr. Bambang Pamungkas, MBA., CPA, CPA, CSFA, Akn, Kepala Auditoritorat IIIA Ahmad Adib Susilo, S.E., M.Sc., Ak., CSFA, CA dan Kepala Sub auditoriat IIIA2 Lisa Sulistiowati Wahyuningsih, P. S.E., M.Ak. Serta Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan BPIP. (OL-10)
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nasionalis (DPP GAN) menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, beserta jajaran.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pemprov Kalteng kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalteng atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 untuk yang ke-11.
Bupati Bekasi menyampaikan bahwa keberhasilan meraih opini WTP merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Tahun 2023, Senin (22/7)
BPK menemukan sejumlah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam Laporan Keuangan (LK) Kemenag Tahun 2023.
Jajaran Kemenpora diharapkan bisa bersama-sama kembali mempertahankan predikat WTP untuk tahun-tahun berikutnya.
Presiden Joko Widodo menegaskan predikat WTP yang diperoleh kementerian/lembaga dalam laporan pengelolaan keuangan adalah kewajiban, bukan prestasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved