Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TRI Nugraha, tersangka dugaan gratifikasi kepada pegawai negeri pada Kantor Pertanahan Kota Denpasar dan Bandung bunuh diri. Dia bunuh diri dengan menembak dada bagian kiri pada pada Senin (31/8) malam.
"Dia bunuh diri di toilet kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Selasa (1/9).
Hari menjelaskan, awalnya, tersangka Tri Nugraha memenuhi panggilan Jaksa Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaaan Tinggi Bali untuk dimintai keterangan sebagai tersangka pada pukul 10.00 WITA.
Dia datang bersama penasihat hukum dan diterima Jaksa Penyidik Anang Suhartono beserta tim penyidik.
"Kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka," ujar Hari.
Setelah pemeriksaan selesai, tim jaksa penyidik menahan tersangka di rumah tahanan Negara (Rutan) demi kelancaran dan efektifitas pemeriksaan. Kemudian, untuk mempertimbangkan penyidikan berlangsung objektif maupun subjektif.
Lalu, sekitar pukul 12.00 WITA, tersangka meminta izin kepada penyidik untuk salat. Setelah ditunggu-tunggu, tersangka tidak kunjung datang kembali ke Kantor Kejaksaan Tinggi Bali.
Penyidik melakukan pencarian ke musala terdekat. Namun, tersangka tidak ditemukan. Tim Penyidik melakukan konsolidasi dan sepakat melakukan penangkapan dengan menyiapkan surat perintah penangkapan.
Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 WITA, tersangka Tri Nugraha ditemukan di rumahnya dan kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Bali guna ditahan.
Setibanya di Kejati Bali, tim penyidik melakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif terhadap virus covid-19.
Selain rapid test, penyidik juga melakukan pemeriksaan kesehatan. Saat menunggu kedatangan dokter, tersangka Tri Nugraha melaksanakan salat magrib di ruang Kepala Seksi Penuntutan dilanjutkan dengan berbuka puasa.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan pukul 19.30 WITA. Kemudian, saat hendak dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan tersangka meminta izin ke toilet dan meminta kepada pengacaranya untuk mengambil tas kecil yang disimpan di loker.
Baca juga: 12 Saksi telah Diperiksa dalam Kasus Jaksa Pinangki
"Setelah tas tersebut diserahkan kepada tersangka, tersangka masuk ke toilet. Sekitar dua menit berlalu, dari dalam toilet terdengar bunyi ledakan sebanyak satu kali dan setelah dilakukan pendobrakan pada pintu toilet diketahui tersangka terluka di bagian dada sebelah kiri dan ditemukan senjata api di dekat tubuh tersangka," papar Hari.
Tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bros. Namun, tersangka Tri Nugraha tidak tertolong dan meninggal dunia.
Hari menyebut, atas insiden tersebut, Jaksa Agung Burhanuddin memerintahkan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terkait dalam insiden itu. Guna memastikan tidak adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali dalam melaksanakan tugas dan fungsi saat menangani perkara. (OL-1)
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Mereka ialah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa.
KPK kini mendalami alasan keberadaan kendaraan dinas Pemkab Toli Toli di rumah Albertinus. Ada barang bukti lain yang juga disita penyidik.
KETUA Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid ditangkap di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (23/12) pukul 22.30 WIB oleh penyidik gabungan Kejaksaan
ICW menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) jaksa di Banten oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK. Menurut ICW reformasi di tubuh Kejaksaan lemah.
Sebelumnya, pada 18 Desember 2025, KPK mengonfirmasi penangkapan Ade Kuswara bersama sembilan orang lainnya dalam OTT.
Seorang perempuan berinisial Aisyah (18) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Ayah EM, AM, mahasiswi Unima atau Universitas Negeri Manado yang meninggal dunia akibat bunuh diri dan diduga menjadi korban pelecehan seksual, menempuh jalur hukum
MAHASISWI Unima atau Universitas Negeri Manado berinisial EMM ditemukan tewas akibat bunuh diri di kamar kos miliknya di Kecamatan Tomohon Tengah, Selasa (30/12). ia menulis surat laporan
SEORANG mahasiswi dari Universitas Negeri Manado atau Unima dilaporkan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri. Berikut fakta-fakta Mahasiswi Unima Gantung Diri Diduga Korban Pelecehan
Korban terlihat terakhir pada hari Minggu (30/11) sore.
RS Polri Pastikan Ayah Tiri Alvaro Tidak Alami Kekerasan, Luka Sesuai Pola Gantung Diri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved