Selasa 18 Agustus 2020, 06:55 WIB

Pesan para Mantan di HUT Kemerdekaan RI

Medcom/Ant/P-2 | Politik dan Hukum
Pesan para Mantan di HUT Kemerdekaan RI

Antara/Andika Wahyu
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri

 

KANTOR Sekretariat Presiden menampilkan wawancara sejumlah mantan pemimpin negara dalam tayangan video yang diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden, kemarin. Para mantan pemimpin negara tersebut menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dalam memperingati 75 tahun Indonesia merdeka.

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menyoroti masalah masih minimnya keterlibatan perempuan Indonesia dalam politik. Menurut dia, perempuan Indonesia bisa memajukan bangsa asalkan berkiprah di bidang politik.

“Pertanyaan besar, apakah hal itu (berkiprah di bidang politik) dapat dilakukan? Saya punya keyakinan dapat, asal ini dibuka ruang oleh pemerintah,” tutur Megawati.

Megawati menyebut saat ini kiprah perempuan Indonesia di bidang politik sangat kurang. Padahal, kata dia, sudah begitu banyak organisasi perempuan yang dibuat di Indonesia.

Itu terjadi karena perempuan Indonesia belum berani terjun ke dunia politik. Bukan karena pembatasan di bidang hukum.

Pasalnya, Indonesia telah memiliki kekuatan hukum formal untuk perempuan berkiprah dengan laki-laki. Peluang itu terdapat dalam Undang-
Undang Dasar Republik Indonesia atau UUD 1945.

“Bunyinya, setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Artinya, tidak disebut laki-laki atau perempuan di mata hukum, jadi kita, kaum perempuan, harusnya menyadari hal itu,” ucap putri Presiden pertama Soekarno itu.

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendorong segenap elemen bangsa bersatu. Dengan begitu, Indonesia akan bisa melalui pandemi covid-19 dan krisis ekonomi.

“Kita menghadapi krisis kembar, satu pandemi korona, dua krisis ekonomi. Oleh karena itu, kita harus tetap bersatu dan optimistis karena pada saatnya, percayalah ba- dai akan berlalu,” kata SBY.

SBY menilai upaya itu bisa diraih dengan saling melengkapi antara pemerintah dan rakyat. Pemerintah memimpin dengan membimbing dan menolong rakyatnya. Adapun rakyat mendukung penuh langkah pemerintah.

Dari deretan mantan wakil presiden, Boediono yang merupakan Wapres ke-11 RI meminta generasi muda siap menjadi seorang pemimpin di segala bidang. Hal tersebut harus didukung dengan prestasi dan karakter yang bagus.

“Bangsa ini memerlukan Anda (anak muda) dan Anda pasti bisa jadi pimpinan yang paling tinggi di negara kita ini,” ujar Boediono.

Senada, Wapres keenam RI Try Sutrisno menekankan pentingnya memacu semangat kreativitas bagi generasi muda.

“Saya berharap dan berpesan kepada generasi muda supaya tetap tekun belajar dan berjuang secara kreatif, dan inovatif dengan semangat
yang berkobar-kobar,” tutur Try. (Medcom/Ant/P-2)

Baca Juga

 ANTARA/Rivan Awal Lingga

Jadikan Putusan DKPP Berhentikan Ketua KPU sebagai Bahan Evaluasi

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 15:20 WIB
Putusan DKPP harus dihormati dan menjadi bahan evaluasi besar-besaran penyelenggara...
MI/Moh Irfan

Komisi Kejaksaan akan Lanjuti Laporan ICW soal Penyidik Pinangki

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 10:37 WIB
Komisi Kejaksaan masih menunggu putusan pengadilan berkaitan dengan esensi pelaporan ICW terkait dugaan pelanggaran kode etik yang...
MI/MOHAMAD IRFAN

Berikut Tahanpan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri

👤Cindy Aang 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 05:40 WIB
Arsul Sani mengatakan rangkaian tahapan fit and proper test calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo telah digelar sejak Kamis,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya