Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno, mengatakan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang tahunan sidang bersama MPR, DPR, dan DPD berisi semangat kuat untuk mengajak rakyat melawan dampak pandemi. Ia mengatakan semangat persatuan dan kemauam untuk maju memang sangat dibutuhkan saat ini.
"Pidato presiden luar biasa karena menggunakan istilah mari kita bajak krisis ini untuk melakukan lompatan besar. Kata bajak ini semula saya tidak pikirkan. Saya selalu mengatakan marilah gunakan krisis ini untuk melakukan perubahan yang signifikan dia lebih tegas lagi mari kita bajak. Istilah bajak ini kan sesuatu yang biasanya arahnya semula berbeda kita ubah arahnya," ujar Hendrawan, di gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8).
Baca juga: KPK Beri Enam Rekomendasi Pencegahan Korupsi ke Pemprov DKI
Hendrawan mengatakan, saat ini semua negara sedang menghadapi persoalan yang sama. Indonesia memiliki modal sosial untuk menghadapi persoalan itu dengan lebih efektif.
"Apa itu modal sosialnya, pasar dalam negeri yang besar, solidaritas sosial yang hebat, ideologi Pancasila yang menyatukan kita. Dengan modal-modal itu mestinya kita bisa menawarkan penyelesaian lebih baik. Ketika negara lain sedang bingung kita bisa membuat lompatan," ujar Hendrawan.
Hendrawan mengatakan, krisis ini juga menggiring Indonesia untuk bisa lebih siap menjadi negara maju. Dengan adanya pandemi upaya perbaikan dilakukan di berbagai sektor dilakukan secara masif.
"Lompatan-lompatan agar bagaimana kita bisa menjadi negara maju," ujar Hendrawan.
Salah satu lompatan yang dilakukan ialah dengan melakukan upaya penyederhanaan birokrasi lewat penyusunan RUU Cipta Kerja.
"Untuk jadi negara maju apa syaratnya. Investasi, jadi omnibus law diselesaikan supaya pasca pandemi ketik investor-investor global cari pasar wilayah investasi Indonesia sudah lebih siap," tuturnya.
Seperti diketahui dalam pidatonya di sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD hari ini,Presiden Jokowi membacakan pidato yang mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi.
"Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan. Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju," tutur Jokowi. (OL-6)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
"Saya tidak ada maksud sama sekali untuk menyakiti siapa pun. Itu hanya murni untuk mengapresiasi pemain musik yang tampil saat itu,"
Adies Kadir mengatakan bahwa sejumlah anggota DPR RI berjoget di Sidang Tahunan MPR pada Jumat (15/8) setelah acara inti dan pidato-pidato kenegaraan selesai.
Presiden Prabowo menekankan hukum yang adil, transparan, dan tidak pandang bulu sebagai syarat mutlak bagi keadilan sosial
Bendahara Fraksi Partai Gerindra sekaligus Anggota DPR RI Novita Wijayanti mengapresiasi arah kebijakan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Presiden Prabowo Subianto menindak tambang ilegal yang merugikan negara dan rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan bakal menindak tegas siapa pun yang melindungi tambang ilegal, termasuk jenderal aktif maupun purnawirawan dari TNI dan Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved