Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengaku, penanggulangan dan pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme masih terus dilakukan. Namun, saat ini penerapannya dengan berbasis pembangunan kesejahteraan.
Menurutnya, dalam peraktiknya program tersebut dijalankan dengan melibatkan tim Satgas Sinergitas Nasional dan daerah.
"Jadi semua pihak kita libatkan, ada 38 lembaga, kementerian, badan, forum, dan masyarakat. Karena fokus kita saat ini dan kedepan bagaimana program penanggulangan berbasis pada pembangunan kesejahteraan masyarakat," tegas Boy kepada mediaindonesia.com saat melakukan kunjungan kerja di Palu, Senin (10/8).
Dia menjelaskan, lewat sinergisitas tersebut langkah pemberdayaan masyarakat akan lebih maksimal dilakukan dengan menggenjot beberapa sektor, termasuk sektor perkebunan, industri kecil, dan menengah, serta sektor-sektor lainnya.
Sementara, rencana aksinya lanjutnya Boy, terdapat tiga strategi pertama yakni kontraradikalisasi yang ditujukan terhadap kelompok atau orang pendukung, simpatisan, dan masyarakat yang belum terpapar paham radikal,yaitu dengan melaksanakan kegiatan pencegahan.
Kedua, strategi deradikalisasi yang merupakan upaya menanggulangi paham radikal atau menurunkan kadarnya menjadi tidak radikal, pada kegiatan di dalam lembaga pemasyarakatan dan di luar lembaga pemasyarakatan.
Ketiga, pemenuhan sarana kontak yang merupakan strategi intelijen penggalangan dengan memfokuskan pada aspek pemenuhan sarana kontak, yang ditujukan untuk membantu membangun, memperbaiki, mengadakan, mengoptimalkan, mendukung sarana, dan fasilitas umum secara terbatas.
"Nah, semua hal itu akan kami lakukan bersama-sama," jelasnya.
Baca juga : Lusa, Polri Bakal Tetapkan Tersangka Baru Kasus Joko Tjandra
Terkait program deradikalisai di Poso, tambah Boy, masih terus dilakukan. Di mana, anak-anak remaja yang ada di Poso terus dikawal sehingga tidak ikut dalam pegerakan kejahatan teror yang mana terus dilancarkan kelompok MIT.
"Karena meyakinkan mereka (anak-anak remaja) ini juga tentu perlu waktu. Nah, kami memerlukan pelibatan para toko agama, untuk menyelamatkan anak muda kita dari doktrin kelompok MIT," ujarnya.
Boy menilai, apa yang digencarkan kelompok MIT di Poso adalah bentuk anti kemanusian. Oleh karena itu, jangan sampai anak-anak muda yang adadi Poso begabung dengan kelompok tersebut.
"Kita selamatkan semua orang dalam pembangunan yang bersifat positif. Dan dijauhkan dari kelompok MIT," ujarnya.
Metode pelibatan tokoh agama dalam program deradikalisasi di Poso,menurut Boy, khususnya dalam memoderasi alam pikiran. Karena jangan sampai anak-anak muda di Poso tergiur propaganda jaringanteror.
"Karena kita tahu bersama yang sering digunakan kelompok teror dalam propaganda kan seolah-olah berjuang atas nama agama. Padahal kan tidakseperti itu. Nah di Poso, itu yang kita hindari sampai ke anak-anak muda," pungkasnya. (OL-2)
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
Persoalan terorisme merupakan kejahatan sipil yang harus ditangani polisi yang tunduk pada hukum sipil.
Kepolisian Norwegia menangkap tiga pria terkait ledakan bom di Kedubes AS, Oslo. Penyelidikan mendalami keterlibatan aktor negara asing pasca-kematian Ali Khamenei.
Konsulat AS di Toronto ditembaki orang tak dikenal. Polisi Kanada menyelidiki keterkaitan dengan konflik Timur Tengah dan dugaan adanya "sel tidur".
Dua pemuda asal Pennsylvania ditangkap setelah melempar bom rakitan (IED) berisi paku dan baut saat protes di New York. Tersangka mengaku terinspirasi ISIS.
Investigasi ledakan di Kedubes AS di Oslo terus berlanjut. Polisi rilis foto suspek berpakaian gelap dan selidiki video terkait Ali Khamenei di Google Maps.
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia, pada kurun 2023 hingga 2025, konsisten dan adaptif.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved