Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA tokoh agama perlu mengingatkan seluruh pihak untuk patuh dan konsisten menjalankan adaptasi kebiasaan baru (AKB) sebagai upaya mengendalikan penyebaran penyakit yang disebabkan virus korona (covid-19).
Hal tersebut, menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, sebagai bagian dari upaya bersama mengendalikan pandemi sekaligus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.
“Saya yakin peran para tokoh agama sangat penting untuk memastikan keberhasilan kebijakan AKB ini,” ujar Wappres dalam dialog virtual nasional lintas iman yang diselenggarakan Badan Pengelola Masjid Istiqlal, kemarin.
Wapres menjelaskan kebijakan AKB diambil pemerintah setelah beberapa daerah menunjukkan penurunan dalam penyebaran covid-19. Namun demikian, Wapres mengingatkan bahwa angka penularan virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) tersebut hingga saat ini masih cukup tinggi, terlebih belum ditemukan obat dan vaksin untuk menanggulanginya.
“Kebijakan ini penting untuk disosialisasikan seluas mungkin kepada masyarakat, agar dipahami dan dijalankan secara patuh dan konsisten, seperti dalam konsep ajaran Islam sami’naa wa ata’na,” terang Wapres.
Selain itu, Wapres mengingatkan agar pemuka agama berperan dalam membangkitkan semangat umat agar bekerja keras dalam rangka memulihkan kembali keadaan.
“Peran agama yang utama memang mengajarkan kebaikan dan menjaga ketakwaan umat, namun tidak kalah penting ialah peran dalam mendorong semangat umat untuk mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi guna mewujudkan kemaslahatan atau kemanfaatan bagi umat manusia,” ungkapnya.
Wapres berpesan untuk tetap menjaga aset terpenting yang dimiliki Indonesia sebagai bangsa yang majemuk, yaitu harmoni dan kerukunan antarpemeluk agama. Ia berharap para pemuka agama mampu memberikan semangat kepada umat.
Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menepis isu yang mengatakan pandemi covid-19 merupakan hasil konspirasi. Ia mengajak umat Islam jangan berselisih mempersoalkan konspirasi sehingga justru tidak memperhatikan kedaruratan penularan penyakit tersebut di tengah masyarakat.
“Jangan sebagai bagian Islam, kita menjadi bagian dari masalah atau menambah masalah. Kita harus jadi solusi,” tegasnya seperti dilansir Antara, pekan lalu. (Che/P-2)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved