Senin 04 April 2022, 16:00 WIB

Pemerintah akan Kembalikan Aktivitas Sosial Ekonomi ke Kondisi Normal

Andhika Prasetyo | Humaniora
Pemerintah akan Kembalikan Aktivitas Sosial Ekonomi ke Kondisi Normal

MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE
Aktivitas umat muslim di Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Aceh.

 

SETELAH mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan ibadah di ruang peribadatan publik selama Ramadan dan juga mempersilakan mudik pada libur lebaran, pemerintah memastikan akan memperlonggar berbagai kegiatan-kegiatan sosial dan ekonomi lainnya secara bertahap.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.

Di sisi lain, penyebaran omikron justru terus mengalami penurunan signifikan. Secara nasional, jumlah kasus harian telah turun 97% dari periode puncaknya yang terjadi pada Februari dan Maret lalu.

Angka kasus aktif juga hanya tersisa 100 ribu atau turun 83% dari masa puncaknya. Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) tinggal 6% dan positivity rate tercatat hanya 4% atau di bawah standar WHO yang ditetapkan 5%.

Dampak dari menurunnya tren kasus dan BOR juga memberikan dampak positif terhadap level asesmen kabupaten/kota terutama di Jawa. Dari total 119 kabupaten/kota, hanya 9 yang masih berada di level 3. Di luar itu, sudah berada di level 1 dan 2.

"Dari data-data di atas kami menarik kesimpulan bahwa kondisi varian omikron di Indonesia saat ini berada pada posisi yang terkendali. Rasa aman dan nyaman sudah tercipta. Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan transisi, mengembalikan kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali mendekati tingkat yang normal," ujar Luhut selepas mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakata, Senin (4/4).

Terkendalinya varian omikron juga membawa berkah bagi pemulihan ekonomi. Mandiri Institute mencatat indeks belanja di semua wilayah Tanah Air sudah mengalami lonjakan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Nasional Turun Hingga 97% dari Puncak Omikron

Aktivitas Industri juga mencatat pertumbuhan positif selama tujuh bulan berturut-turut yang menyebabkan meningkatnya serapan tenaga kerja pada sektor manufaktur.

Seluruh indikator yang baik itu, sambung Luhut, merupakan hasil kerja keras dan wujud nyata kekompakan pemerintah dan masyarakat.

Oleh karena itu, ia berpesan, meskipun situasi sudah semakin baik, semua pihak harus tetap waspada.

"Jangan sampai perbaikan yang sudah kita capai susah payah kemudian menjadi sia-sia," ucapnya.

Luhut pun mengaku bahwa pemerintah belum sepenuhnya puas dengan capaian positif saat ini. Pemerintah akan terus bekerja menuntaskan permasalahan akibat pandrmi.

"Pemerintah juga terus berharap agar keterlibatan peran serta dan juga kesadaran masyarakat dapat terus dijaga, terurama dalam memakai masker, supaya kita semua dapat segera keluar dari badai pandemi ini," tandasnya.(OL-4)

Baca Juga

Ist

Kemenkominfo Ajak Masyarakat Bermedia Digital dengan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 00:01 WIB
Dr. Meithiana Indrasari, S.T., MM, mengtaakan di dalam dunia digital, digitalisasi budaya dalam jati diri kita dalam ruang digital tidak...
MI/SUSANTO

Jemaah Bersiap Melaksanakan Puncak Ibadah Haji Kamis Pagi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:30 WIB
Perjalanan haji dimulai dari maktab atau hotel jemaah tinggal, sudah mandi, berpakaian ihram dan niat haji kemudian diberangkatkan mulai...
Freepik.com

Literasi Digital Dapat Mengurangi Perundungan Digital

👤Mediandonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:06 WIB
Sekretaris Digimom Indonesia May Safitri memaparkan, remaja menjadi salah satu target atau korban utama dari perundungan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya