Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Bhayangkara menyatakan kesiapannya dalam menangkap terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.
Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.
"Tentunya kita kan bagian daripada JCS (Justice Criminal System) ya, tentunya kita ada tukar menukar informasi," ujar Argo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Rabu (7/7).
Argo menyebut pihaknya siap untuk menangkap Joko apabila Kejaksaan Agung meminta.
"Misalnya nanti dari Kejaksaan itu meminta bantuan untuk melakukan penangkapan seandainya ada tersangka, ada yang dimina, kita akan membantu dengan apa yang diminta oleh Kejaksaan," tandas Argo.
Baca juga: Dirjen Dukcapil Pastikan Joko Tjandra Masih WNI
Diketahui, Djoko telah buron selama 11 tahun tersebut sebelumnya berada di Indonesia untuk mendaftarkan permohonan Peninjauan Kembali di PN Jakarta Selatan pada Senin (8/6) lalu.
Sebelum tiba di PN Jakarta Selatan, Djoko juga datang ke Kantor Kelurahan Grogol Selatan untuk melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). (A-2)
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
KAI dan Kejaksaan Agung Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset dan Pengembangan Layanan Kereta Api
Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan kerugian perekonomian negara sebesar Rp 171,9 triliun.
Berdasarkan asas Lex Favor Reo, jika terjadi perubahan perundang-undangan, maka aturan yang diberlakukan adalah yang paling menguntungkan bagi terdakwa.
Kejaksaan Agung memastikan kasus dugaan korupsi eks Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin, gugur demi hukum setelah wafat.
Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi, menekankan pentingnya mengejar aktor intelektual di balik penyelundupan 2 ton narkoba Kapal Sea Dragon.
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved