Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IDEOLOGI Pancasila dihidupkan kembali oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Fraksi PDIP mdnginginkan adanya UU yang mengperkuat pembinaan ideologi Pancasila.
Berikut wawancara wartawan Media Indonesia dengan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah soal upaya penesahan RUU HIP oleh Balegnas DPR RI.
BISA dijelaskan mengapa PDIP berusaha mengegolkan RUU ini?
Kita menganggap RUU HIP ini dibutuhkan untuk memperkuat kembali proses pembinaan ideologi Pancasila kepada bangsa Indonesia. Kata ‘pembinaan’ ideologi Pancasila adalah kata kunci penting dalam fungsi RUU ini. Seperti diketahui, pembinaan Pancasila baru dihidupkan kembali sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo. Apalagi selama 20 tahun setelah reformasi 1998, kita sebagai bangsa abai dan mengalami kevakuman negara/pemerintah dalam merawat dan membina ideologi bangsa kepada rakyatnya. Akibatnya kita menyaksikan masuknya ideologi transnasional, seperti komunisme, liberalisme/kapitalisme, dan ekstremis.
Selain itu, RUU ini bermaksud menguatkan legal standing BPIP dalam tugas dan wewenang menginternalisasikan dan membumikan Pancasila.
Bagaimana asal mula gagasan trisila dan ekasila?
Terkait dengan munculnya usul trisila dan ekasila di Pasal 7 RUU HIP, saya sampaikan hal tersebut bukan dari anggota Fraksi PDI Perjuangan di Baleg DPR. Fakta sejarah bangsa Indonesia Pancasila, trisila, ekasila yang merupakan bagian dari isi pidato Bung Karno dalam sidang BPUPKI 1 Juni 1945. Namun, kami mengakui rumusan Pancasila sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD NRI 1945.
Sejumlah kalangan menilai RUU ini memperkuat BPIP. Di sisi lain, RUU HIP disebut pintu masuk ideologi komunis. Bagaimana tanggapan Anda?
Gagasan awal RUU HIP ini memberikan dasar hukum yang lebih kukuh dan dasar yuridis bagi BPIP untuk menginternalisasi dan membumikan Pancasila. Saat ini yang menjadi payung hukum bagi pembinaan ideologi Pancasila melalui BPIP hanya Peraturan Presiden No 7/2018.
Di masa Orde Baru, pembinaan Pancasila menimbulkan trauma di masyarakat. Karena itu, kita melihat perlu kesepakatan baru berbentuk payung hukum UU dalam melakukan pembinaan ideologi Pancasila.
Bagaimana PDIP melihat fraksi-fraksi yang awalnya setuju kini menolak?
Kita harus paham politik itu sangat dinamis jika masuk ke masalah fundamental yang mendapatkan perhatian masyarakat. Karena itu, kita menghormati sikap fraksi-fraksi di DPR yang saat ini menolak atau berbalik menolak walau awalnya mendukung RUU HIP. Kami cukup percaya fraksi-fraksi lain akan kembali mendukung apabila RUU HIP ini kembali kepada maksud awal pembentukan dan kebutuhan hukum dalam menafsir sila-sila Pancasila dan memayungi pembinaan ideologi Pancasila.
Jika penolakan di masyarakat semakin meluas, mungkinkah RUU HIP ini dibatalkan walaupun sudah masuk Prolegnas 2020?
Prolegnas RUU 2020 merupakan kesepakatan antara DPR dan pemerintah. Seharusnya pemerintah menghormati posisi DPR ketika sudah disepakati bersama untuk dibahas. Jika pemerintah ingin membatalkan pembahasan RUU ini, keputusannya harus diambil bersama dengan DPR. (Che/P-5)
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nasionalis (DPP GAN) menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, beserta jajaran.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved