Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pemerintah sedang bersiap dengan penerapan new normal usai dilangsungkannya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Saat ini, pemerintah tengah mengatur pembukaan mal dan tempat pariwisata.
"Tahap pertama akan kita atur mal. Misalnya, yang semua kapasitasnya 1.000 orang mungkin kita akan izinkan untuk 500 orang saja. Dan nanti kita awasi," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5).
Pengurangan jumlah kapasitas juga akan diberlakukan pada tempat makan. Pengurangan kapasitas akan dilakukan hingga 50%.
"Kami bekerja sama dengan polri, pemerintah daerah termasuk koordinasi dengan gugus tugas," ujarnya.
Hadi berharap dengan cara itu, masyarakat bisa beraktivitas seperti bisa namun tetap aman dari covid-19. Ia pun menargetkan rasio risiko penyebaran covid-19 bisa turun sampai 0,7 poin.
Baca juga: Sambut New Normal, Jokowi Minta Pengetatan Protokol Kesehatan
Untuk menuju angka itu, Presiden Joko Widodo melibatkan TNI dan Polri memperketat pengawasan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di empat provinsi. Empat provinsi itu yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo.
"Mulai hari ini, akan digelar pasukan TNI dan Polri untuk berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB. Akan digelar di 4 provinsi dan 25 kabupaten," kata Jokowi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2020.
Namun, Jokowi tak merinci 25 kabupaten kota yang dimaksud. Sementara objek yang akan diawasi meliputi transportasi umum, pasar rakyat, mal, dan tempat pariwisata. Total ada 1.800 objek yang akan diawasi dengan ketat.(OL-5)
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved