Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA penerapan TAP MPRS XXV/1966 tentang Pembubaran PKI dalam Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dinilai sebagai langkah positif untuk semakin mempertegas tujuan dirumuskannya RUU tersebut.
Dengan penggunaan TAP MPRS XXV tentang Pembubaran PKI tersebut, RUU HIP akan memiliki fondasi yang kuat sebagai UU yang akan membentengi Indonesia dari ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
"Menjadikan TAP MPR pembubaran PKI sebagai landasan dalam RUU HIP merupakan alasan yang rasional. Karena PKI ini kan pemberontakan negara yang saat itu membesar sehingga mengancam ideologi Pancasila," ujar pengamat politik asal Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Adi Prayitno saat dihubungi di Jakarta, Senin (11/5).
Adi melanjutkan, TAP MPR yang dimaksud secara definitif dapat dijadikan landasan bagi negara untuk menghalau segala bentuk organisasi terlarang untuk berdiri dan tumbuh di Indonesia. Dengan begitu, DPR maupun pemerintah bisa melebarkan definisi MPR untuk merinci definisi organisasi terlarang yang dimaksud.
"Kalau dulu kan PKI. Kalau sekarang harus diperjelas lagi organsiasi yang anti Pancasila itu yang seperti apa," paparnya.
Baca juga: Ada Minus di RUU Haluan Pancasila
Menurut Adi, tanpa adanya TAP MPRS pembubaran PKI sebagai landasan RUU HIP, pembahasan RUU HIP dikhawatirkan tidak akan berjalan maksimaol. RUU HIP menurutnya tidak akan jauh berbeda dengan UU lainnya yang sudah ada tentang Pancasila.
"Kalau cuma ingin mengatur organisasi terlarang sebetulnya kan sudah banyak UU yang mengatur organisasi-organisasi tersebut salah satunya UU Ormas," jelasnya.
RUU HIP berdasarkan draf hingga tanggal 20 April 2020 terdiri dari 58 Pasal. RUU itu sendiri sudah masuk dalam list Prolegnas Prioritas tahun 2020. RUU HIP telah selesai dibahas di tingkat Panja dan tanggal 22 telah dibahas dalam rapat pleno Baleg.
Saat ini RUU itu masuk pada tahap penyiapan naskah akhir untuk dibawa ke dalam Bamus DPR, selanjutnya disahkan sebagai RUU Inisiatif DPR dalam rapat paripurna. (A-2)
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Komnas HAM telah melakukan serangkaian analisis, diskusi ahli, serta pelibatan publik untuk memberikan masukan terhadap draf RUU KKS dan naskah akademiknya.
Mahkamah Konstitusi juga menyatakan bahwa Pemilu adalah satu rezim dengan tidak ada lagi rezim Pilkada.
Pelapor yang merasa laporannya tidak ditindaklanjuti oleh penyelidik atau penyidik dapat membuat laporan kepada atasan atau pengawas penyidikan.
Pada Masa Sidang III ini, Dasco mengatakan DPR RI akan memprioritaskan pembahasan delapan rancangan undang-undang (RUU) yang saat ini sedang dalam tahap Pembicaraan Tingkat I.
Keluhan terbesar dari KUHAP yang berlaku saat ini adalah soal minimnya perlindungan hak tersangka dan minimnya peran advokat.
Bagi Fraksi PKS, salah satu langkah untuk membela Paestina adalah dengan menginisiasi RUU untuk memboikot produk asal Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved