Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ATURAN rinci terkait pembatasan kegiatan tertentu dan peliburan fasilitas dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi virus korona akhirnya muncul di Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease. Sejumlah institusi mendapat pengecualian dari ketentuan peliburan tersebut.
Permenkes yang diteken Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Jumat (3/4), tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar. Hal yang menonjol ialah PSBB diberlakukan secara kasuistik lalu pemerintah daerah yang mengusulkannya juga harus memenuhi sejumlah persyaratan.
“Pembatasan kegiatan itu meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dalam keterangan resmi, kemarin.
Permenkes itu memberi pengecualian bagi kantor atau instansi strategis yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.
Fasilitas lainnya yang mendapat pengecualian ialah pasar dan fasilitas pelayanan kesehatan dan tempat atau fasilitas umum untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk lainnya, termasuk kegiatan olahraga.
Pengecualian pembatasan lainnya meliputi moda transportasi penumpang, baik umum atau pribadi, serta moda transportasi barang. Hal yang
menyangkut aspek kegiatan pertahanan dan keamanan juga tidak dibatasi.
“Pemerintah daerah dalam melaksanakan PSBB harus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, pihak keamanan, penanggung jawab fasilitas kesehatan, dan instansi logistik setempat,” tegas Oscar.
Tetap waspada
Kehadiran permenkes dinilai penting karena masih banyak warga yang belum benar-benar menjalankan imbauan menjaga jarak antarorang. “Padahal, cara itu terbukti dapat mencegah infeksi virus korona semakin meluas. Saya juga mengimbau masyarakat tetap di rumah dan tidak melakukan perjalanan ke daerah lain karena berisiko besar terjadi penularan,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Jakarta, kemarin.
Yurianto mengatakan pemerintah mengkhawatirkan keberadaan orang tanpa gejala yang menjadi sumber penularan di tengah masyarakat. “Kita masih tetap mewaspadai adanya penularan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Ini disebabkan masih adanya kasus positif covid-19 tanpa keluhan yang berada di tengah-tengah kita,” ujar Yuri.
Ia juga menginformasikan total kasus positif covid-19 di Tanah Air menjadi 2.092 kasus dan total pasien yang sudah sembuh sebanyak 150
orang.
Pemantauan pelaksanaan PSBB di masyarakat, antara lain, dilakukan oleh Polri dengan dasar pendekatan humanis. “Aparat diperintahkan sesuai dengan maklumat Kapolri untuk melakukan penindakan. Polri akan melakukannya dengan cara humanis, dengan sopan, dan akan
melakukan peneguran terhadap warga,” kata Asisten Operasi Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak. (Ind/Ykb/BB/OL/RS/YP/X-11)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved