Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah bahwa pimpinan sibuk meminta penaikan gaji sampai Rp300 juta per bulan di tengah wabah virus korona (covid-19). Pimpinan KPK fokus pada pemantauan tindak rasuah di tengah wabah.
“Fokus KPK hari ini ialah mengawal penanganan covid-19. Jadi, kalaupun itu sifatnya usul, pimpinan akan batalkan dan tidak akan bahas karena tidak masuk agenda prioritas di saat seperti ini,” tegas pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin.
Ali mengamini permintaan naik gaji untuk pimpinan memang pernah muncul di masa kepemimpinan Agus Rahardjo.
“Hal tersebut telah disampaikan Sekretaris Jenderal KPK (Cahya Hardianto Harefa) kepada pimpinan KPK, sebagai usul masa kepemimpinan Pak Agus Rahardjo dan kawan-kawan,” jelas Ali.
Di masa kepemimpinan Firli Bahuri, kata dia, usul itu belum pernah dicolek lagi. Kelanjutannya belum pernah dibahas dalam rapat di KPK. “Belum ada info terkini dari Sekjen KPK atas usul tersebut,” tutur Ali.
Gaji pimpinan lembaga antirasuah diatur PP Nomor 82 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 29 Tahun 2006 tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol, dan Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK. Pasal 3 PP itu menyebut gaji Ketua KPK Rp5,04 juta,
sedangkan wakilnya Rp4,62 juta.
Ketua KPK juga mendapatkan tunjangan jabatan Rp24,81 juta, sedangkan para wakil ketua Rp20,47 juta. Ada pula tunjangan kehormatan Rp2,39 juta untuk Ketua KPK dan Rp2,13 juta untuk wakil. Selain itu, mereka mendapatkan tunjangan fasilitas setiap bulan.
Mantan Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bahwa usul penaikan gaji itu disampaikan pada masa kepemimpinannya, atau pada era pimpinan KPK jilid IV periode 2015-2019.
Namun, usul tersebut diperuntukkan direalisasikan pada periode kepemimpinan berikutnya, yakni KPK jilid V yang saat ini dipimpin Firli Bahuri. (Rif/P-3)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved