Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB) dalam penangana virus korona covid-19 menuntut kolaborasi yamg baik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Analis Kebijakan Publik dari Universitas Trisakri Trubus Rahadiansyah mengatakan, bila tidak seirama, dampak pandemi covid-19 akan semakin besar, terutama dari sisi ekonomi bagi masyarakat rentan.
"PPSB ini oritentasi besarnya melindungi masyarakat berpenghasilan rendah di tengah penanggulangan virus korona. Hal ini akan efektif ketika seluruh elemen bangsa bersatu menjalankannya dan mengesampingkan ego sektoral khususnya kepala daerah," kata Trubus kepada Media Indonesia, Kamis (2/4).
Menurut dia, PPSB membutuhkan soliditas dan sinergi seluruh pihak termasuk sektor swasta untuk mengimplementasikan ketentuan tersebut.
Trubus menambahkan, negara juga perlu merangkul organisasi kemasyarakatan untuk membantu kebijakan ini terlaksana dengan baik.
Selain untuk mensosialisasikan lebih masif, peran serta masyarakat sangat dominan dalam menentukan kesuksesaan dari implementasi kenijakan ini.
Baca juga : Beredar Petisi Bebaskan Siti Fadilah Supari untuk Tangani Korona
Kebijakan yang muncul di tengah era otonomi daerah tersebut, kata dia, harus tetap menjadi acuan semua kepala daerah dan menurunkannya dalam kegiatan di tingkat bawah. Tidak boleh terdapat satu pun kepala daerah yang mengabaikannya.
"Ego sektoral ini momok dalam setiap kebijakan termasuk PPSB. Maka siapapun khususnya kepala daerah semestinya menganut dan menjalankannnya supaya masyarakatnya pun turut terlindungi keselangsungan hidupnya," ujarnya.
Hal lain, kata dia, PPSB yang menekankan pencegahan covid-19 berskala nasional ini harus dijalankan secara tegas. Penegakan sanksi sangat penting supaya seluruh masyarakat menaatinya dengan baik.
"Sanksi yang paling tepat dengan administrasi, tidak usah denda apalagi pidana karena pemerintah pun saat ini sedang memerangi virus ini supaya tidak merebak di Lapas atau Rutan. Misalnya, bagi yang tidak taat dan tetap berkerumun, KTPnya ditahan dan lainnya," paparnya.
Ia juga mengatakan penaggulangan pandemi virus ini tidak bisa bergantung pada upaya pemerintah pusat semata atau pemerintah daerah membuat kebijakan sendiri-sendiri.
"Jangan tidak seirama dalam menjalankan atau membuat kebijakan karena masyarakat yang akan menanggung dampaknya. Maka tidak boleh ada lagi seperti memutuskan lockdown seperti di Tegal dan dikatakan akan dikasih santunan tapi kenyataannya masyarakat mengantre dan menebus Rp80 ribuan untuk mendapatkan sembako," pungkasnya. (OL-7)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Epidemiolog Dicky Budiman sempat menyampaikan saran penambahan armada bus TransJakarta untuk mengurangi kerumunan di halte akibat kebijakan ganjil-genap.
Otoritas kesehatan Korea Selatan memperingatkan pada Jumat (21/8)) bahwa akan ada penambahan infeksi covid-19 di Seoul.
Angka penambahan kasus positif covid-19 bertambah. Namun angka sembuh juga bertambah. Masysrakat diminta untuk waspada dengan mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas
RAPID dan swab test massal di lingkungan kantor Pemerintahan Kabupaten Pati, Jawa Tengah mendapati enam orang camat positif Covid-19.
Sejak pandemi mewabah, tempat-tempat hiburan harus tutup membuat pengusaha maupun karyawan tak memiliki penghasilan.
Sejumlah daerah di Spanyol memperketat aturan social distancing dan langkah-langkah kebersihan menyusul 2.050 kasus covid-19 baru didiagnosis pada akhir pekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved