Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBAYANGKAN sakitnya proses kuretasi mendorong RR memilih cara lain untuk mengakhiri kehidupan janin di dalam rahimnya.
Keputusan RR untuk melakukan aborsi disampaikan kepada temannya yang saat itu memiliki akses obat khusus menggugurkan kehamilan. Dengan merogoh kocek Rp3 juta, RR mendapatkan 10 butir obat.
"Itu kesalahan aku yang paling gila tapi saat itu aku tidak punya pilihan lain, aku belum menikah, pacar juga belum mau menikah. Tapi aku menyesal," ungkapnya.
Saat mendapatkan obat tersebut RR harus mematuhi prosedur penggunaan. Salah satunya tidak sendirian saat mengonsumsi 10 butir obat itu. RR pun ditemani seorang teman saat meminum obat tersebut untuk berjaga-jaga jika RR mengalami kondisi membahayakan.
"Obatnya ada sepuluh biji harus dimakan dalam satu hari itu. Tapi jeda waktunya satu setengah jam. Pas minum pil kedua badan langsung demam, lemas sampai ga bisa jalan," ucapnya.
Wanita 27 tahun ini mengatakan obat yang dikonsumsinya tidak dijual bebas. Hanya orang-orang tertentu yang memilikinya.
"Obatnya kecil tapi efeknya kuat banget. Biasanya bidan yang punya obat ini," imbuhnya.
Sementara itu menurut pengakuan mantan penjual obat aborsi TT menuturkan obat tersebut dijual secara diam-diam. TT mendapatkan obat aborsi dari temannya yang berprofesi sebagai bidan.
"Gue jualnya ga sembarangan cuma untuk kawan-kawan yang gue kenal dan butuh," tuturnya.
TT mengakui biasa menjual obat aborsi dengan harga Rp800 ribu hingga Rp3 juta. Obat ini hanya diberikan untuk kondisi kehamilan di bawah tiga bulan. Selama penggunaan obat TT menekankan pada pengguna harus dipantau dan ditemani seseorang untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan.
"Kalau di atas tiga bulan sudah tidak bisa, harus dikuret," tukasnya. (Sru/OL-09).
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved