Kamis 23 Januari 2020, 12:56 WIB

Polri Tidak Keberatan Kasus Asabri Diusut KPK

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Polri Tidak Keberatan Kasus Asabri Diusut KPK

MI/Andry Widyanto
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono

 

KORPS Bhayangkara tidak merasa keberatan apabila kasus dugaan korupsi di PT Asabri diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono.

"Kalau ke KPK ya kita hargai, nggak masalah," kata Argo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/1).

Menurut Argo, pihaknya masih menunggu Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit terhadap perusahaan plat merah tersebut. Setelah selesai melakukan audit, lanjut Argo, BPK akan menyerahkannya ke aparat penegak hukum.

"Aparat penegak hukum bisa di kejaksaan, kepolisian, bisa KPK, tunggu saja dari BPK," ujar Argo.

Baca juga : Usut Dugaan Korupsi Asabri, Polri Tunggu Audit BPK

Namun, Argo menegaskan Polri tetap siap untuk mengusut dugaan korupsi di Asabri. Terlebih Kapolri Jendral Idham Azis sudah memerintahkan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo membentuk tim untuk mendalami kasus tersebut.

"Itu tim verifikasi. Kita kan perlu verifikasi, masih mencari informasi di sana. Ada tim Kabareskrim nanti yang menangani kalau misalnya nanti diberikan ke kepolisian," pungkas Argo.

Sebelumnya Idham memerintahkan Listyo membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus Asabri. Tim tersebut terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareksrim Polri dan Direktorar Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Tahapannya baru ke proses verifikasi, penyelidikan yang tentu saja langkah-langkah dan progresnya akan dilihat ke depan, akan dikerjakan langsung oleh tim yang dipimpin Kabareskrim," kata Idham. (OL-7)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

KPUD Diminta Bersiap Sidang Sengketa Pilkada di MK Esok

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 25 Januari 2021, 09:09 WIB
KPU daerah, terang Hasyim, telah bersiap menyusun konsep jawaban termohon yakni calon kepala daerah yang mengajukan sengketa hasil pilkada...
Dok MI/ROMMY PUJIANTO

Maqdir Sebut KPK Wajib Hapus Status DPO Sjamsul Nursalim

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:17 WIB
Status tersangka Sjamsul Nursalim sudah tidak valid sejak adanya putusan MA yang membebaskan Syafruddin Arsyad...
MI/Susanto

Listyo Sigit Diminta Hidupkan Aplikasi Pelaporan

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:08 WIB
Polri sudah sering meluncurkan aplikasi laporan masyarakat. Namun, satu pun aplikasi itu tidak ada yang bisa memanggil...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya