Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NYALI Komisi Pemberantasan Korupsi terus dipertanyakan setelah mereka dinilai tak berdaya saat menangani kasus yang melibatkan pihak di PDIP. Sebagai penegak hukum yang paling diharapkan rakyat untuk memberantas rasuah, KPK semestinya tegas terhadap siapa pun.
Publik mempersoalkan nyali KPK karena mereka belum juga menyegel, apalagi menggeledah, ruang kerja di Kantor DPP PDIP. Setelah melakukan operasi tangkap tangan terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan, penyelidik KPK sempat akan menyegel, tetapi urung karena dicegah petugas keamanan kantor partai penguasa itu.
Wahyu ditangkap karena diduga menerima suap dari politikus PDIP Harun Masiku terkait dengan pergantian antarwaktu anggota DPR. Dalam kasus ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga disebut-sebut, tapi yang bersangkutan membantah keras terlibat.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Padang, Feri Amsari, mengatakan kepemimpinan KPK saat ini tidak bertaji di hadapan partai penguasa. "Tidak seperti kepemimpinan sebelumnya. Ini sekaligus membuktikan KPK memang telah diisi dengan kepentingan partai politik. Kita tahu KPK mampu menjangkau partai-partai besar sebelumnya, tapi kali ini seperti terbentur tembok tinggi," ujarnya, kemarin.
Dia juga khawatir parpol telah mencampuri integritas KPK dalam memberantas korupsi. Karena itu, KPK harus membuktikan bahwa mereka masih independen dengan cara menunjukkan ketegasan kepada siapa pun yang terlibat.
Hingga saat ini belum ada kejelasan soal penggeledahan di DPP PDIP. Baik komisioner maupun Plt juru bicara KPK Ali Fikri belum bisa memberikan kepastian apakah sudah meminta atau telah mendapatkan izin penggeledahan dari Dewan Pengawas KPK.
Menurut pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Yenti Ganarsih, surat izin penggeledahan yang dikeluarkan Dewan Pengawas tidak perlu diungkapkan ke publik. Hal itu bertujuan menjaga independensi KPK karena apabila diberi tahu, akan mengganggu KPK dalam melakukan penggeledahan. "Izin bukan urusan kita," kata Yenti dalam diskusi di Jakarta, kemarin.
Dia mencontohkan kasus penggeledahan yang dilakukan kepolisian Inggris dalam kasus kekerasan seksual yang dilakukan Reynhard Sinaga. Pengusutan kasus itu tidak diketahui publik hingga putusan pengadilan. "Makanya kasus Reynhard Sinaga di Inggris tidak ter-blow up media, khawatir penegak hukumnya juga berpengaruh."
Sikap PDIP
Kuasa hukum DPP PDIP Maqdir Ismail menegaskan penggeledahan yang sempat akan dilakukan KPK di DPP PDIP tidak sesuai dengan KUHAP.
"Sekarang ini mereka (KPK) lebih semaunya mereka. Ketentuan KPK itu kalau tidak diatur oleh UU KPK dikembalikan ke KUHAP," tandasnya.

MI/Susanto
Kuasa hukum DPP PDIP Maqdir Ismail.
Dia menegaskan penyegelan harus dilakukan tanpa adanya upaya paksa. Menurutnya, memasang garis KPK (KPK line) merupakan upaya paksa. "Karena penyelidikan itu tidak boleh ada upaya paksa. Nah, KPK line itu bagian dari upaya paksa."
Anggota Komisi I DPR dari PDIP Adian Napitupulu menerangkan tidak ada masalah antara petugas KPK dan petugas keamanan DPP PDIP pada kejadian 9 Januari silam. Dia memperlihatkan rekaman CCTV yang menunjukkan petugas KPK berbincang dengan beberapa orang di basement DPP PDIP.
Menurut Adian, petugas KPK tersebut tidak menunjukkan surat tugas penggeledahan. "Sebagai satgas, siapa pun yang datang wajib ditanya kamu siapa, datang untuk ngapain, mau ketemu siapa. Kalau dari KPK, mana surat tugasnya, surat perintahmu mana. Dia (petugas KPK) pergi, ketawa-ketawa saja," ucap Adian. (Cah/X-8)
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rakernas).
Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, mengeklaim bahwa hanya PDIP yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap delapan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jakarta Utara.
Tim penyidik lembaga antirasuah juga memanggil dua pejabat aktif dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD bukanlah solusi untuk menekan ongkos politik. Menurutnya, mekanisme tersebut justru berpotensi memperparah praktik suap.
Asep mengatakan, uang itu diterima Ade Kuswara sepanjang 2025. KPK menyebut dana itu diberikan sejumlah pihak yang belum bisa dirinci nama-namanya.
KPK membeberkan pola penyalahgunaan kedekatan keluarga dalam perkara dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini semakin sulit disusupi praktik suap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved