Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa semua warga negara memiliki hak untuk memilih dan dipilih dalam kontestasi politik seperti pemilihan kepala daerah (pilkada).
Hal itu disampaikan Jokowi saat menanggapi pertanyaan soal putranya, Gibran Rakabuming Raka, dan menantunya, Bobby Nasution, yang maju sebagai calon wali kota dalam Pilkada 2020.
“Ini yang menentukan rakyat. Semua memiliki hak untuk memilih dan dipilih,” kata Presiden dalam pertemuan dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (17/1/2020).
Menurut Presiden, dirinya tidak akan membantu Gibran yang rencananya maju dari partai yang sama dengan Presiden Jokowi, yaitu PDI Perjuangan.
“Cari partai saja kesulitan. Saya tidak bantu. Kalau tidak ada partai, ya tidak bisa maju, memang bisa lewat jalur independen, tapi kan bekerja apa pun harus approval DPRD dan di situ ada fraksi-fraksi dari partai politik,” ungkapnya.
Pernyataan itu sekaligus menepis anggapan adanya upaya membangun dinasti politik. Menurut Presiden, saat ini pemimpin dipilih melalui kehendak rakyat dan rakyat pun sekarang sudah cerdas dalam berpolitik.
“Siapa pun kalau enggak dikehendaki oleh rakyat, ya enggak akan jadi. Kedua, rakyat sekarang ini pintar-pintar, cerdas, dari pengalaman-pengalaman pilpres dan pilkada itu memberikan pembelajaran politik yang bagus kepada rakyat,” kata Presiden.
Jokowi menegaskan, dirinya tidak akan berkampanye untuk memenangkan anak dan menantunya dalam pilkada yang diikuti.
“Ini kompetisi. Ini pertandingan. Bisa menang, bisa kalah. Saya enggak akan kampanye,” tegasnya.
Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Sumatra Utara, Dadang Darmawan Pasaribu, mengkritik fenomena banyaknya figur bakal calon peserta Pilkada 2020 yang berasal dari dinasti politik. Dirinya bahkan menduga Pilkada 2020 akan menjadi pilkada yang paling banyak diikuti calon dari dinasti politik. Hal itu sekaligus menjadi pertanda kualitas demokrasi Indonesia yang kian memburuk.
Ia menyebutkan sejumlah calon yang maju pilkada setelah pasangannya menjadi kepala daerah selama dua periode. Hal ini belum termasuk bila ditambah dengan anak, menantu, atau mereka yang masih memiliki hubungan kekerabatan lain dengan para elite politik daerah atau nasional. (Ind/P-4)
Abdul menjelaskan, penyidik belum menahan tersangka karena pemeriksaan akan dilanjutkan.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua sebagai penyelenggara pemilu dituding telah melakukan pelanggaran etik.
PAGUYUBAN Nusantara Yalimo Bangkit meminta MK untuk tidak mematikan suara rakyat Yalimo, dengan putusan yang semestinya
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya.
Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tercatat sukses, meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Pengalaman itu menjadi rujukan untuk penyelenggaraan berbasis manajemen risiko Pemilu 2024.
Ppartai politik juga harus ambil bagian dalam mendinginkan suasana dan mengajak pendukungnya untuk bisa menerima putusan MK.
Dalam pertunjukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sempat melontarkan candaan yang menyebut Wapres Gibran terlihat seperti orang mengantuk.
Lagu Melayu milik Pandji Pragiwaksono digunakan Gibran dalam unggahan Instagram saat dia berkunjung ke Doss Guava XR Studio milik sutradara Upi Guava.
Wapres Gibran menilai dapur umum Baznas berperan penting dalam memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
KETUA DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai langkah Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi untuk merapat ke Partai Gerindra dengan membonceng Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Gibran dinilai dekat dan perhatian kepada rakyat (15,7%), mampu memimpin serta bersinergi dengan Presiden Prabowo Subianto (10,3%), pintar dan cerdas (8,7%).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved