Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI yang telah mendirikan dan mengoperasikan dapur umum sejak awal penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Apresiasi tersebut disampaikan Wapres Gibran saat meninjau perkembangan penanganan bencana dan menerima laporan kondisi pengungsi di wilayah terdampak, Rabu (17/12). Wapres Gibran menilai dapur umum Baznas berperan penting dalam memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat yang terdampak langsung bencana.
Wapres Gibran juga meminta agar pasokan logistik di dapur umum Baznas dapat terus ditingkatkan. Pasalnya, hingga saat ini masih terdapat pengungsi yang mengeluhkan keterbatasan bantuan logistik, terutama kebutuhan pangan harian.
“Keberadaan dapur umum sangat membantu masyarakat. Namun karena pengungsi masih cukup banyak dan kebutuhannya tinggi, pasokan logistik perlu terus ditambah agar layanan tetap optimal,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (18/12).
Sementara itu, Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa Baznas akan terus hadir mendampingi para penyintas bencana di Sumatra secara berkelanjutan.
“Baznas berkomitmen membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatra, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga hingga proses pemulihan berjalan. Pendampingan akan terus kami lakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Noor Achmad.
Ia menambahkan, Baznas memastikan seluruh layanan kemanusiaan, termasuk dapur umum dan dukungan logistik, akan disesuaikan dengan dinamika kondisi pengungsi. Penyesuaian ini dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak di setiap fase penanganan bencana.
Noor Achmad juga menegaskan bahwa peran Baznas tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan darurat semata, tetapi berlanjut pada penguatan kembali kehidupan masyarakat pascabencana.
“Kami akan terus mengawal proses pemulihan agar masyarakat dapat bangkit, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga dukungan untuk kembali menjalani aktivitas sosial dan ekonomi secara bertahap,” katanya. (H-2)
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapteng Jhonedi Marbun mengutarakan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah paling parah yang terdampak atas bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
Selain pembagian beras secara nasional, GEMPAR juga memberikan perhatian khusus kepada wilayah yang terdampak bencana alam.
Bantuan mencakup kebutuhan seperti pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, selimut, kebutuhan khusus perempuan, hingga generator listrik.
Fatwa MUI juga telah dikeluarkan dan mengizinkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat digunakan untuk kebencanaan.
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Baznas memberikan program layanan kesehatan gratis bagi korban penyintas bencana banjir di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved