Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerima donasi kemanusiaan dari Pegawai dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BP BUMN senilai Rp225 juta. Donasi tersebut merupakan wujud kepedulian pegawai BP BUMN terhadap masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan UPZ BP BUMN yang telah menyalurkan donasi untuk penyintas banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh Pegawai BP BUMN yang telah menyumbangkan sebagian hartanya untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Minggu (14/12).
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat dibutuhkan mengingat dampak bencana di Sumatra ini cukup besar.
“Insya Allah Baznas akan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, akuntabel, dan transparan,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala II BP BUMN, Tedi Bharata, menyampaikan bahwa donasi ini sepenuhnya dipercayakan kepada Baznas RI untuk dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan para penyintas, mulai dari bantuan darurat, pemulihan fasilitas, hingga layanan kemanusiaan lainnya.
“Hari ini saya menyalurkan niat baik dari pegawai BP BUMN melalui zakat yang mereka sisihkan. Semoga bantuan yang kami titipkan kepada Baznas ini dapat tersalurkan dengan amanah untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak,” ujar Tedi.
Tedi menjelaskan, banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menimbulkan kerusakan parah, seperti jembatan yang terputus, listrik yang terhambat, jalan yang rusak, serta rumah-rumah yang hancur dan dipenuhi lumpur. Ia juga menyoroti kondisi geografis Sumatera yang berbeda dengan Jawa.
“Di Jawa relatif datar, jembatan tidak terlalu banyak. Tapi di Sumatera, jembatan itu banyak. Ketika banjir membawa lumpur, jalur transportasi menjadi sangat sulit sehingga memperparah kondisi di lapangan,” jelasnya.
Tedi menambahkan bahwa luas total wilayah terdampak banjir dan longsor jika digabungkan setara dengan wilayah dari Banten hingga Malang.
“Bayangkan luasnya, ditambah jembatan yang tidak berfungsi, lumpur di mana-mana, dan arus bantuan yang sulit masuk. Dampaknya benar-benar luar biasa. Karena itu, semakin banyak bantuan yang bisa kita berikan, mulai dari doa, bantuan material, hingga sembako, akan sangat membantu mereka,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kehadiran negara sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas sosial, dan rumah warga.
“BP BUMN dan BUMN memiliki tanggung jawab, bukan hanya memberikan bantuan, tapi juga bersama pemerintah untuk membangun kembali daerah-daerah terdampak, termasuk infrastruktur listrik. Ini merupakan pekerjaan jangka panjang yang harus dipikirkan,” pungkas Tedi. (H-2)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menolak rencana pemerintah untuk mengalihkan pengelolaan izin 28 perusahaan yang dicabut ke badan usaha milik negara (BUMN).
Disertasi yang dipertahankan Fathudin dalam meraih gelar Doktor Ilmu Hukum tidak sekadar berkontribusi pada pengembangan teori hukum administrasi negara.
Kejaksaan Agung menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memeriksa eks pejabat BUMN terkait dugaan kebocoran anggaran.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
Bantuan lanjutan ini diharapkan dapat memperkuat semangat warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana dan memulihkan kehidupan mereka secara bertahap.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapteng Jhonedi Marbun mengutarakan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah paling parah yang terdampak atas bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
Selain pembagian beras secara nasional, GEMPAR juga memberikan perhatian khusus kepada wilayah yang terdampak bencana alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved