Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

80% Wilayah Tapteng Terdampak Banjir dan Longsor

Apul Iskandar Sianturi
14/1/2026 18:19
80% Wilayah Tapteng Terdampak Banjir dan Longsor
Pemkab Tapanuli Tengah menerima bantuan korban bencana dari Pemerintah Kabupaten Toba.(MI/Apul Iskandar)

 

ASISTEN I Pemerintahan Pemkab Tapteng Jhonedi Marbun mengutarakan  Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah paling parah yang terdampak atas bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu. 

"Sekitar 80% dari semua wilayah terkena bencana. Paling parah ada 6 kacamatan termasuk Sitahuis ini," kata Jhonedi saat menerima bantuan korban bencana dari Pemerintah Kabupaten Toba di Kantor Camat Sitahuis Tapanuli Tengah, Rabu (14/1).

Jhonedi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Toba atas bantuan yang telah diberikan. "Semoga ini bisa menambah semangat, energi untuk kami agar trauma itu hilang lebih cepat," ujarnya. 

"Kami juga titip salam kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Toba serta semua masyarakat Kabupaten Toba yang telah membantu kami. Semoga Tuhan selalu menyertai dan melindungi kita semua," tambahnya. 

Adapun bantuan yang diserahkan oleh Pemkab Toba berupa pakaian bekas layak pakai 12 karung, beras 500 kilogram, gula putih 25 kilogram, mie instan 35 dus, roti, minyak goreng, air mineral, tikar dan lainnya serta uang tunai Rp50 juta. 

Staf Ahli Bupati Toba Augus Sitorus menyampaikan rasa duka atas bencana yang dialami oleh masyarakat Tapteng. Dia menyebut atas instruksi Bupati dan Wakil Bupati Toba untuk pihaknya terus berupaya mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak. 

"Dikomandoi oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, kami mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak. Mulai dari para ASN, masyarakat, PKK dan pihak lain yang bersedia memberikan. Dan hari ini, inilah yang dapat kami berikan semoga ini dapat meringankan sedikit beban saudara-saudara kita di Tapanuli Tengah ini," kata Augus.(E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya