Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Permata Bank Syariah menyalurkan bantuan senilai Rp1,4 miliar kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI untuk membantu penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaluddin Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UPZ Baznas Permata Bank Syariah yang dinilai sangat membantu upaya percepatan penanganan bencana. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini akan didistribusikan secara terukur ke daerah-daerah paling terdampak.
“Baznas menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan komitmen UPZ Baznas Permata Bank Syariah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada para penyintas agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (15/12).
Ia menambahkan, Baznas terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai mitra untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran. Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat dan sektor perbankan syariah menjadi dorongan penting bagi ketangguhan sosial masyarakat.
“Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari penyediaan makanan siap saji, perlengkapan darurat, layanan kesehatan, hingga pemulihan pascabencana. Baznas RI memastikan seluruh proses distribusi didampingi dan diawasi secara langsung agar manfaatnya dapat diterima masyarakat secara optimal,” ucap Rizaluddin Kurniawan
Sementara itu, Direktur Keuangan & Unit Usaha Syariah sekaligus Ketua Dewan Pengawas UPZ Baznas Permata Bank Syariah, Rudy Basyir Ahmad, menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk hadir dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
“Kami berharap Bantuan dari UPZDK Permata Bank Syariah yang disalurkan melalui Baznas dapat memberikan manfaat luas dan membantu warga memenuhi kebutuhan dasar dalam masa darurat dan bisa menjadi penopang bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah bencana,” tandasnya. (H-2)
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapteng Jhonedi Marbun mengutarakan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah paling parah yang terdampak atas bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
Selain pembagian beras secara nasional, GEMPAR juga memberikan perhatian khusus kepada wilayah yang terdampak bencana alam.
Bantuan mencakup kebutuhan seperti pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, selimut, kebutuhan khusus perempuan, hingga generator listrik.
Fatwa MUI juga telah dikeluarkan dan mengizinkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat digunakan untuk kebencanaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved