Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi meminta penyelenggara pemilu khususnya KPU pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk tetap fokus menyiapkan proses tahapan Pilkada 2020.
''Kami meminta kepada penyelenggara pemilu, khususnya KPU pusat, KPU provinsi, dan KPU kabupaten/kota untuk tetap fokus bekerja menyiapkan proses tahapan pilkada serentak pada September 2020 mendatang,'' kata Arwani.
Hal itu dikatakannya terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Komisioner KPK Wahyu Se-tiawan, kemarin.
Arwani menilai peristiwa OTT yang menimpa komisioner KPU RI harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pemangku kepentingan penyelenggara pemilu untuk memastikan bekerja sesuai dengan koridor hukum dan etik.

MI/MOHAMAD IRFAN
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (tengah) bersama komisioner KPU lainnya, Pramono Ubaid Tanthowi (kiri) dan Hasyim Asy’ari (kanan), tiba di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.
Selain itu, menurut dia, peristiwa OTT tersebut juga menjadi peringatan bagi penyelenggara pemilu untuk tidak main-main dalam melaksanakan tugas kepemiluan.
Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi NasDem Ahmad Sahroni memandang OTT membuktikan kepada masyarakat bahwa KPK layak dipercaya dan didukung kiprahnya memberangus praktik korupsi.
"Selama ini masih banyak suara-suara yang meragukan komitmen mereka dalam memberantas korupsi. Kini mereka membuktikannya lewat kinerja," ucap Sahroni.
"Penangkapan besar selama dua hari berturut-turut melalui OTT membuktikan kepemimpinan KPK sekarang tetap garang terhadap para pelaku korupsi. Saya optimistis KPK akan menjadi momok koruptor dan mampu bersinergi lebih baik dengan penegak hukum lainnya.''
Ia juga berharap agar ke depan KPK konsisten membuktikan komitmen mereka lewat kinerja-kinerja seputar pencegahan dan penindakan terhadap praktik korupsi yang sudah sebegitu masif menggerogoti bangsa dan negara ini. (Dhk/Iam/Cah/Ant/P-1)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengkaji lebih dalam konstruksi perkara dugaan pemerasan terkait tunjangan hari raya (THR) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai Rp1 miliar setelah melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
OTT KPK terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman dan Sekda Cilacap Sadmoko Danardono menambah deretan kepala daerah yang terseret kasus korupsi. Sejak Oktober 2024 hingga Maret 2026, sedikitnya sembilan kepala daerah terjaring operasi serupa dengan pola perkara suap, gratifikasi, hingga pengumpulan dana proyek.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
Mendagri tunjuk Wabup Hendri Praja jadi Plt Bupati Rejang Lebong usai Muhammad Fikri kena OTT KPK. Roda pemerintahan dipastikan tetap berjalan.
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Anggota Komisi III DPR RI Safaruddin mendesak penjatuhan sanksi tegas terhadap oknum jaksa yang terbukti menyimpang dalam penanganan perkara videografer Amsal Christy Sitepu.
Anggota Komisi III DPR I Nyoman Parta mendesak pengesahan RUU Masyarakat Adat sebagai penunaian janji Republik.
Keberadaan asrama haji diharapkan menjadi reformasi dalam peningkatan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Anggota DPR RI Irine Yusiana mendesak pemerintah menerbitkan Inpres transportasi publik. Data MTI menunjukkan hanya 8% daerah yang alokasikan anggaran.
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved