Senin 06 Januari 2020, 15:48 WIB

Polisi Harap Dapat Keterangan Baru dari Novel Baswedan

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Polisi Harap Dapat Keterangan Baru dari Novel Baswedan

MI/Andri Widiyanto
Karopenmas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan

 

HARI INI, Senin (6/1), Polisi memeriksa penyidik senior KPK Novel Baswedan atas kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Novel memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi dan datang sekira pukul 10.20 WIB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono berharap Novel akan memberikan keterangan baru seputar penyiraman air keras. Keterangan tersebut, lkata Argo, dapat digunakan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami mengharapkan juga ada keterangan-keterangan yang bisa kita gunakan, keterangan baru yang bisa kita manfaatkan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujar Argo di Mabes Polri, Senin (6/1).

"Saksi sudah sampai di PMJ, tentunya akan dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan apa yang korban alami seperti apa," imbuhnya.

Baca juga: Novel Baswedan Sudah Hadir di Polda Metro Jaya

Menurut Argo, keterangan Novel nantinya akan disinkronkan dengan keterangan dari tersangka dan saksi-saksi lainnya.

"Hasilnya akan dilakukan oleh penyidik berkaitan tentang pemeriksaan dari korban. Korban nanti menyampaikan apa dalam pemeriksaannya. Nanti akan kita sinkronkan dengan apa yang dikatakan oleh keterangan-keterangan yang lain seperti apa kejadiannya," pungkas Argo.

Untuk diketahui, polisi menangkap dan menetapkan dua anggota polri aktif yakni RM dan RB pada Kamis (26/12). Keduanya ditahan di rumah tahanan Bareskrim.

Sebelumnya kedua tersangka tersebut ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Saat dipindahkan dari rutan PMJ ke Bareskrim, salah satu tersangka, yakni RB menyatakan bahwa Novel pengkhianat.

"Tolong dicatat saya nggak suka sama Novel karena dia pengkhianat," tegas RB.(OL-5)

Baca Juga

MI/M Irfan

Dugaan Kebocoran Informasi, KPK Diminta Lakukan Evaluasi Internal

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 13 April 2021, 16:26 WIB
KPK diminta melakukan evaluasi internal terkait dugaan bocornya informasi saat penyidik akan melakukan penggeledahan terkait kasus...
Dok Pribadi

Yenti Garnasih: Kasus BLBI Jangan Semua Diperdatakan

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 13 April 2021, 15:59 WIB
Yenti Garnasih meminta pemerintah untuk memilah kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau BLBI yang masih dalam ranah...
Antara

Moeldoko: Masih Nekat Korupsi? Pasti Disikat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 13 April 2021, 15:33 WIB
Dia pun menegaskan komitmen Presiden Jokowi dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebab, sistem pencegahan korupsi yang dibangun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya