Kamis 02 Januari 2020, 16:13 WIB

Rutan Kebanjiran, KPK Sempat Evakuasi Tahanan

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Rutan Kebanjiran, KPK Sempat Evakuasi Tahanan

Istimewa
Banjir di sekitar rutan C-1 KPK

 

AREA rumah tahanan (rutan) C-1 milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengalami banjir pada Rabu (1/1) kemarin. 

Rutan yang berada di belakang Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC), Kuningan, Jakarta Selatan itu, sempat tergenang banjir setinggi 30-50 sentimeter. 

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan para tahanan sempat dievakuasi ke area lobi gedung ACLC. Banjir menggenangi rutan sejak Rabu (1/1) pagi pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Kini, kondisinya sudah normal kembali dan para tahanan sudah dikembalikan ke rutan.

Baca juga : Banjir Hingga Satu Meter, Sidang Tipikor Tetap Berjalan

"Sekarang sudah normal kembali. Kemarin di bagian luar (rutan) air setinggi lutut sehingga masuk ke ruang tahanan di lantai ground. Tahanan sempat dievakuasi sementara ke lobi gedung menunggu petugas menyedot air," kata Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (2/1).

Di kawasan Gedung ACLC KPK, banjir terpantau sudah surut. Genangan air sudah tidak lagi terihat di kawasan tersebut. Ali menambahkan meski saat kondisi telah normal kembali, KPK tetap mengantisipasi ancaman banjir.

Jika kembali terjadi banjir, tahanan di Rutan C-1 rencananya akan dievakuasi ke Rutan K-4 di Gedung Merah Putih KPK atau di Rutan Pomdam Jaya Guntur yang kondisinya terbebas banjir.

Sejak Rabu (1/1), banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. (OL-7)

Baca Juga

MI/Palce Amalo.

MK Terima Gugatan Kasus Bupati Terpilih Sabu Raijua

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 00:15 WIB
Permohonan disampaikan oleh warga Sabu Raijua bernama Yanuarse Bawa Lomi mewakili Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Sabu Raijua...
MI/Susanto

Enggan Berprasangka, PDIP Tunggu Proses Hukum Kasus Bansos

👤Cahya Mulyanan 🕔Jumat 26 Februari 2021, 23:18 WIB
Menurut dia, kader yang dapat dinyatakan bersalah harus berdasarkan putusan mahkamah partai. Sanksinya pun setelah mekanisme ini telah...
Antara

KPK Tanggapi Nama Ihsan Yunus Hilang dari Dakwaan Kasus Bansos

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 26 Februari 2021, 23:11 WIB
Ia menegaskan, KPK sebagai penegak hukum bekerja berdasarkan aturan hukum. Bukan atas dasar asumsi dan persepsi terlenih desakan pihak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya