Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR RI mengajak parlemen internasional untuk terus menjaga komitmen Perjanjian Paris guna menekan perubahan iklim global.
Hal itu dikatakan dalam pertemuan Sidang Umum Asia Pacific Parliamentarian’s Conference on Environment and Development (APPCED) ke-19 di Seoul, Korea Selatan, pada 10-12 Desember 2019. Tahun ini, tema pertemuan tersebut adalah Perubahan Iklim dan Aksi Internasional.
Pimpinan Delegasi DPR RI, Yohanis Fransiskus Lema, mengatakan, Indonesia menjalankan kolaborasi antara pemerintah-parlemen-komunitas dalam aksi perubahan iklim. Menurutnya, ketiga pemangku kepentingan tersebut mempunyai fungsi dan perannya masing-masing dalam penurunan emisi.
"Sinergi ketiganya akan menciptakan masyarakat dan bangsa yang tangguh," ujar Yohanis dalam keterangannya, Jumat (13/12).
Ia mengatakan ketiga unsur di Indonesia tersebut secara tegas menjaga komitmen untuk mengimplementasikan Perjanjian Paris. Hal itu sebagai upaya global untuk mengurangi emisi dan adaptasi, melestarikan laut dan hutan, meningkatkan penggunaan energi terbarukan serta peran masyarakat dalam mengendalikan perubahan iklim.
"Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah membuat sejumlah peraturan, kebijakan dan langkah-langkah strategis untuk mengatasi tantangan perubahan iklim," imbuhnya.
Baca juga: Indonesia Berharap Kesepakatan Paris Rampung di COP25
Sebagai tindak lanjut dari komitmen Indonesia selama COP 21, Indonesia telah meratifikasi Perjanjian Paris ke dalam undang-undang nasional Nomor 16 Tahun 2016 pada 19 Oktober 2016. Hampir bersamaan, Indonesia mengirimkan Nationally Determined Contribution (NDC) ke UNFCC.
DPR RI terus berkomitmen memberlakukan UU nasional terkait perubahan iklim, dengan meningkatkan pengembangan energi terbarukan, pengelolaan lahan dan hutan, serta program iklim di daerah pedesaan dan perkotaan. Upaya ini diharapkan dapat menarik perhatian internasional untuk meningkatkan investasi dan kerja sama dalam kegiatan terkait dengan proyek hijau dan iklim.
"DPR RI berkomitmen untuk menyediakan anggaran hijau untuk program adaptasi dan mitigasi dan fungsi lingkungan lainnya," tuturnya.
Sementara itu, sidang umum APPCED menghasilkan Seoul Declaration. Di antara isi deklarasi tersebut adalah mendesak kepada pemerintah masing-masing untuk menjalankan Paris Agreement, pentingnya fasilitas bantuan dana internasional dan transfer teknologi dari negara maju ke negara berkembang, dan seruan bagi pemerintah, parlemen dan semua pemangku kepentingan untuk segera bertindak merespons ancaman perubahan iklim.(OL-5)
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Program Save The Valley Journey menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif seperti Ice Breaking Dance, Water Filter Making, dan Seed Bomb Making.
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Menhut Raja Juli Antoni, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, Suzuki Norikazu. Ia mendorong investasi karbon dan pengelolaan mangrove
Produk Indonesia tidak akan bisa bersaing jika konsistensi mutu dan kandungan gizinya diabaikan, atau bahkan sampai memanipulasi konsumen.
BRIN dan FAO perkuat kolaborasi global untuk transformasi sektor peternakan berkelanjutan melalui riset, inovasi, dan teknologi berbasis sains.
Elon Musk usulkan satelit AI untuk mengatur radiasi Matahari. Konsep ini picu debat karena risiko besar bagi iklim global.
Studi terbaru mengungkap bendungan berang-berang mampu mengubah sungai menjadi penyerap karbon alami yang efektif. Solusi murah untuk atasi perubahan iklim?
Penemuan batu granit merah muda di Antartika mengungkap massa raksasa tersembunyi di bawah es. Temuan ini memberi petunjuk penting tentang pergerakan gletser dan kenaikan permukaan laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved