Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA tiga hari ke depan, Partai NasDem akan menjadi tuan rumah dalam acara pertemuan jaringan internasional Social Democracy Asia (Socdem Asia) yang berlangsung di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, NasDem akan memfasilitasi pertemuan antara para anggota parlemen dari 17 negara anggota Socdem Asia termasuk anggota parlemen dari Partai NasDem.
"Nanti akan ada 40 sampai 50 anggota parlemen dari 17 negara yang akan datang dalam acara Socdem Asia. Kita ingin menciptakan kaukus parlemen antar negara," ungkap Ketua DPP Partai NasDem bidang Luar Negri dan Hubungan Internasional, Martin Manurung saat ditemui di Jakarta, Senin (2/12).
Martin yang juga menjabat sebagai Steering Committee Socdem Asia tersebut menjelaskan bahwa NasDem berharap setiap anggota parlemen di masing-masing negara anggota Socdem Asia mampu saling bertukar pikiran dalam acara yang akan berlangsung di Hotel Four Point Jakarta tersebut. Dengan begitu diharapkan nantinya akan tercipta sinergi kerja-kerja parlemen di masing-masing negara yang berkaitan dengan kebijakan-kebijkan tentang kesejahteraan sosial yang bisa saling menguntungkan.
"Kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak. Juga kerja sama bilateral yang mungkin bisa terjadi dari masing-masing negara itu," paparnya.
Baca juga: Bakal Calon Bupati Hipni dari NasDem Berkomitmen Bangun Lamsel
Martin melanjutkan, selama ini NasDem memang terus aktif melakukan komunikasi dengan partai-partai anggota Socdem Asia. Mulai dari melakukan kerja sama antar partai dengan pertukaran kader muda hingga pelatihan-pelatihan politik bagi para masing-masing kader. NasDem terus ingin meningkatkan hubungan kerja samanya dengan partai anggota Socdem Asia.
"Kita ingin coba meningkatkan lagi bukan hanya pertukaran kader tapi juga ada forum komunikasi yang kita namakan kaukus antaraggota parlemen. Kaukus ini nantinya bisa menjadi sarana bagi para anggota parlemen untuk membuat regulasi yang saling menguntungkan untuk hubungan internasional antarnegara," paparnya.
"Kalau anggota parlemennya bisa saling berkomunikasi mungkin kita bisa cari solusi-solusi bersama yang bisa katakanlah diterima oleh semua pihak. Istilahnya ini multilateralisme. Bukan hanya parpol tapi juga anggota-anggota parlemennya," lanjutnya.
Keberadaan Socdem Asia sendiri bertujuan untuk membangun alternatif sosial demokratik dengan memperdalam dan memperluas wacana Asia. Socdem Asia menawarkan dan mengembangkan kebijakan yang berorientasi masa depan dengan menampilkan praktik terbaik partai-partai Sosial Demokrat. (A-4)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkapkan alasan Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
POLITIKUS Partai Nasdem Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
KETUA Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2026 sebagai energi baru dalam memperkokoh pluralisme.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Demokrasi, bisa bertumbuh dari akar ilmu (pengetahuan) yang terintegrasi dengan amal perbuatan
IPK Indonesia 2025 turun ke skor 34. Peneliti Pukat UGM Zaenur Rohman menilai perbaikan penegakan hukum jadi kunci pemberantasan korupsi.
Pakar FH UI Titi Anggraini menyoroti lemahnya transparansi keuangan partai politik Indonesia, menekankan audit eksternal dan pengawasan tegas dibutuhkan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved