Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengimbau semua pihak untuk merealisasikan harapan para pendiri bangsa yang tidak ingin negara Indonesia dikuasi pemilik modal. Pemantapan nilai-nilai Pancasila merupakan solusi untuk menjawab keinginan tersebut.
Hal itu dikemukakan Plt Kepala BPIP Hariyono saat membuka Musyawarah Nasional Pemantapan Pembinaan Ideologi Pancasila dengan BUMN, di Jakarta, Kamis (28/11). Kegiatan tersebut diikuti 102 peserta dari 47 BUMN.
Hariyono yang didampingi Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina, menegaskan upaya pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat dan BUMN.
Ia pun tidak menampik realitas belum maksimalnya lembaga-lembaga negara dalam memantapkan nilai-nilai tersebut. Melalui kegiatan itu, BPIP mengajak BUMN untuk berdiskusi sekaligus bersama-sama belajar mengenai Pancasila.
"Jangan sampai kita menuntut masyarakat harus pancasilais, tapi justru lembaga-lembaga negara itu kurang memerhatikan nilai-nilai Pancasila. BUMN sebagai lembaga milik negara harus paham misi yang diembannya, yaitu tidak hanya sekedar sosialisasi Pancasila tapi praktik dan kebijakan di Kementerian BUMN seyogyanya juga mengemban visi kebangsaan, khususnya nilai-nilai Pancasila," kata Hariyono.
Baca juga: DPR Dukung Penguatan BPIP Lewat UU
Ia mengingatkan agar seluruh BUMN sadar mereka bukan sekadar lembaga yang fokus mencari keuntungan, namun juga memiliki misi sosial dan kebangsaan yang wajib dilaksanakan.
"Nah, BUMN punya peran yang semacam itu. Kita tidak anti terhadap kegiatan swasta atau pengusaha-pengusaha swasta, tapi pengusaha swasta harus kita rangkul untuk bersama-sama dengan koperasi, ekonomi masyarakat, dan BUMN bisa menjembatani itu," tuturnya.
Menurut dia, BUMN tidak boleh terlalu dominan karena dikhawatirkan nantinya inisiatif bidang usaha ekonomi rakyat menjadi mati. Apabila hal itu terjadi, terang dia, Indonesia tidak beda dengan negara-negara komunis.
Sebaliknya, tidak boleh pula swasta terlalu dominan sehingga akhirnya peran negara dalam menyejahterakan masyarakat menjadi tidak terkalahkan. Dominasi swasta sama saja membuat negara Pancasila serupa dengan negara kapitalis.
"Karena negara kita bukan negara komunis di mana semua di tangani oleh negara, sebaliknya juga bukan negara kapitalis, semuanya diserahkan pasar. Maka di sinilah peran BUMN memiliki posisi yang sangat strategis, yaitu menjembatani antara kepentingan pemerintah, swasta, dan masyarakat," pungkasnya.(OL-5)
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq tegaskan Sekolah Rakyat inisiasi Presiden Prabowo adalah jembatan emas pendidikan bagi keluarga rentan di Sukabumi.
Indonesia patut bersyukur atas warisan luhur para pendiri bangsa berupa falsafah dan ideologi negara Pancasila serta politik luar negeri Bebas Aktif dalam menyikapi dinamika geopolitik.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul berbagai kalangan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nasionalis (DPP GAN) menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, beserta jajaran.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved