Rabu 13 November 2019, 12:58 WIB

Polisi Ungkap Kemungkinan Bom Bunuh Diri Dikendalikan dari Jauh

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Polisi Ungkap Kemungkinan Bom Bunuh Diri Dikendalikan dari Jauh

MI/Ramdani
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo

 

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya pengendalian jarak jauh terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Medan. Sebab, bom meledak saat pelaku melintas di halaman parkir Mapolrestabes tersebut.

"Ya nanti akan didalami dari hasil olah TKP. Nanti bakal bisa kita buktikan bahwa pelaku itu yang meledaknya. Apakah dia melakukan peledakan langsung secara spontan ataupun ada pemicu lainnya? Masih di dalami ya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11)

Dedi menjelaskan jarak lokasi ledakan dengan arah pemeriksaan dan pengeledahan bagi masyarakat sekitar 50 meter. Oleh karena itu, bom dipastikan meledak saat pelaku telah berhasil memasuki Mapolrestabes dan menuju arah kantin.

"Kurang lebih 30 sampai 50 meter, dari penjagaan kemudian jalan mau menuju ke arah kantin. Kantin itu ada sentral pengurusan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian) dan meledaknya di halaman parkir itu," sebutnya.

Sebelumnya, Dedi menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan intensif dan pengeledahan terhadap masyarakat yang mendatangi Mapolrestabes Medan untuk berbagai keperluan tersebut.

"Jadi hasil pemeriksaan anggota kepolisian di sana. Semua sudah dilakukan penggeledahan. Termasuk barang-barang yang dibawa sudah melakukan pengecekan semuanya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

Dia menjelaskan, pelaku bom bunuh diri diduga memanfaatkan faktor keramaian masyarakat yang mengurus pembuatan SKCK di Mapolrestabes tersebut.

"Yang kebetulan pada saat itu ada beberapa kegiatan kepolisian dan masyarakat yang yang akan menjalani SKCK. bersama-sama (pelaku) masuk. nah momen itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk menyusup," sebutnya.

Dedi mengaku, pihaknya belum memastikan target TKP (tempat kejadian perkara) bom bunuh diri yang diincar pelaku. Pasalnya, bom langsung meledak saat pelaku berada di halaman parkir.

"Kemudian sebelum dia melakukan mungkin sasaran peledakan yang di tempat lain tapi sudah meledak di halaman parkir," lanjutnya.

Diketahui, pukul 08.45 Wib, Rabu (13/11) di Polrestabes Medan Jl HM Said Medan diperoleh informasi telah terjadi bom bunuh diri.

Pelaku yang dilakukan diduga dua orang mengunakan atribut ojek online dan meledak disekitar kantin Polrestabes Medan. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Sigid Kurniawan

Joko Tjandra Serahkan Uang lewat Sekretaris Pribadinya

👤Sri Utami 🕔Selasa 01 Desember 2020, 04:20 WIB
Saat diperintahkan untuk memberikan uang senilai US$100 kepada Nurdin, Joko sempat menyebut nama...
ANTARA/Mohamad Hamzah

Densus 88 Tangkap Profesor Bom Kelompok Teroris

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 01 Desember 2020, 00:13 WIB
Bungker sejenis tersebut juga telah ditemukan di Poso pada 2007, Klaten 2014, dan terakhir Lampung pada...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Hakim Nilai Aneh Jaksa tidak Rinci Periksa Pinangki

👤 Sri Utami 🕔Senin 30 November 2020, 23:55 WIB
Hakim juga menanyakan terkait nama Joko S Tjandra yang disebut oleh terdakwa Pinangki Sirna Malasari saat pemeriksaan internal di Kejasaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya