Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan pembangunan sistem pertahanan Indonesia mengusung prinsip bertahan bukan berorientasi untuk menyerang. Hal itu berdasarkan pandangan politik Indonesia yang mengusung semangat perdamaian dan bebas aktif.
"Bahwa pertahanan di Indonesia bukan bersifat ofensif tapi defensif, jadi wawasan kita adalah wawasan bertahan, wawasan menjaga kedaulatan. Kita tidak berniat untuk mengganggu bangsa lain," terangnya saat menghadiri rapat kerja di Komisi I DPR RI, kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11).
Menurut dia, prinsip menjaga kedaulatan dengan semangat perdamaian merupakan pegangan seluruh masyarakat Indonesia berikut tokoh politiknya. Maka pembangunan sistem pertahanan bertujuan menjaga serangan dan disegani bangsa lain.
Indonesia juga memegang kebijakan luar negeri bebas aktif dengan setiap negara. Namun, hal itu tidak menafikkan sektor pertahanan karena harus tetap kuat dan membuat negara lain mengormati kedaulatan Indonesia.
"Saya sendiri menganut filosofi seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Dalam pandangan saya pertahanan harus dipandang sebagai sebuah investasi bukan hanya sekadar beban anggaran atau defense is not cost but defense is an investment," terangnya.
Baca juga: Banyak yang Incar SDA Indonesia, Prabowo: Pertahanan Harus Kuat
Ia menyadari mewujudkan kekuatan militer dan sistem persenjataan membutuhkan anggaran yang sangat besar. Sambil menyicil, pihaknya akan mendorong kekuatan lain yakni melibatkan seluruh masyarakat.
"Kita akan teruskan, pertahanan kita harus mendasarkan dan yang kita gunakan adalah pertahanan rakyat semesta. Mungkin saat ini secara teknologi tidak bisa mengalahkan kekuatanbangsa lain, tetapi pertahanan kita berdasarkan pemikiran konsep pertahanan rakyat semesta. Kalau terpaksa kita terlibat dalam perang, yang akan kita laksanakan adalah perang rakyat semesta, itu adalah doktrin Indonesia," pungkasnya.(OL-5)
Hasbiallah Ilyas, meminta aparat penegak hukum transparan dalam penanganan kasus Fandi Ramadan, ABK Sea Dragon yang terancam hukuman mati dalam perkara 2 ton sabu.
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya meminta pemerintah bertindak tegas terhadap perusahaan yang melanggar kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya.
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai penutupan gerai Alfamart dan Indomaret.
Selain menyediakan sumur bor untuk kebutuhan harian, pemerintah juga memasang mesin penjernih air berteknologi RO.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemwnhan) bergerak cepat menangani krisis air bersih di lokasi bencana Sumatra Utara.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Mabes TNI menyerahkan sepenuhnya keputusan pembelian jet tempur J-10 buatan China kepada Kementerian Pertahanan.
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan lomba baris-berbaris bertajuk Bela Negara Cup.
Presiden menekankan kekuatan pertahanan tidak hanya menjadi simbol kedaulatan, tetapi juga kunci untuk melindungi kekayaan alam bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved