Senin 21 Oktober 2019, 19:25 WIB

Prabowo Sebut Gerindra Dapat Dua Jatah Menteri

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Prabowo Sebut Gerindra Dapat Dua Jatah Menteri

ANT/Wahyu Putro A
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketum Edhy Prabowo meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Senin (21/10).

 

KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut, partainya mendapat dua jabatan menteri di Pemeritahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hal itu disampaikan usai ia dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo dipanggil ke Istana Kepresidenan, Jakarta, oleh Jokowi.

"Kan yang dipanggil dua (Prabowo dan Edhy), jadi berapa? Ya yang dipanggil dong," kata Prabowo saat ditanya berapa jatah menteri untuk Gerindra.

Prabowo mengaku diminta Jokowi untuk membantu pemerintahan di bidang pertahanan. Sementara untuk Edhy, Prabowo menyebut akan disampaikan langsung oleh Jokowi Rabu (23/10) nanti.


Baca juga: PKS: Kami Juga Dirayu Masuk Koalisi, Kami Tolak


Ikhwal jabatan menteri yang diminta Jokowi sebagai penegasan ucapan Prabowo saat bertemu beberapa waktu lalu siap membantu kabinet jika diminta. Ia menegaskan siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Saya sudah sampaikan keputusan kami partai Gerindra apabila diminta siap bantu, hari ini resmi diminta," ujarnya. (OL-1)

Baca Juga

dok.pribadi

Pendeta Alberth Yoku: Tindakan Korupsi Lukas Enembe Tanggung Jawab Pribadi

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 19:54 WIB
PENETAPAN Lukas Enembe (LE) menjadi tersangka oleh KPK mendapat dukungan dari sejumlah tokoh lokal Papua, salah satunya pendeta Alberth...
dok.ist

Pengamat: Kritikan SBY Soal Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Asumsi Saja

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 19:05 WIB
DIREKTUR Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY soal dugaan...
Instagram @gerindra

Prabowo Sowan Ke 9 Kiai Sepuh NU Jateng, M Qodari: Game Changer di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:57 WIB
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju. Kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya