Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah merampungkan susunan kabinet yang akan membantu kepemimpinannya di periode kedua. Nama-nama yang masuk ke dalam kabinet tersebut akan diumumkan tidak lama setelah Jokowi bersama Ma'ruf-Amin dilantik sebagai presiden dan wakil presiden oleh MPR pada 20 Oktober.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, siapapun yang masuk ke dalam kabinet harus mampu membantu Jokowi mewujudkan visi misi pemerintahannya. Tanpa memandang asal usul partai pengusung, partai non pengusung, maupun kalangan profesional non partai.
"Pertimbangan beliau (Jokowi) adalah visi misi yang diterima rakyat. Jadi kalau masuk ke dalam (kabinet) terima visi misi presiden. Jangan bawa visi misi baru," tutur Johnny di Jakarta, Kamis (17/10).
Baca juga: Panglima TNI: Pelantikan Presiden Pertaruhan Nama Baik NKRI
Johnny melanjutkan, anggota kabinet baru nanti juga wajib meningkatkan kinerja dari kabinet yang ada sebelumnya. Selain itu, dikatakan oleh Johnny dalam menyusun kabinet NasDem meyakini presiden sangat mengutamakan soliditas di dalam koalisi untuk menjaga kekompakkan kabinet ke depan.
"Bisa melakukan koordinasi yg baik di anggota kabinet, bukan kerja sendiri-sendiri," ungkapnya.
Secara tegas Johnny mengatakan, jika Jokowi merasa perlu melebarkan sayap susunan koalisi demi mempercepat terwujudnya visi misi pemerintahan, NasDem siap mendukung keputusan tersebut. NasDem menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada Jokowi sebagai pemegang hak prerogratif.
"Kalau Pak Jokowi merasa (Gerindra dan Demokrat) baik dan perlu memperlebar koalisi maka tentu kita dukung. Tapi kalau Pak Jokowi belum merasa perlu sekarang atau tidak sama sekali ya kita tetap dukung itu," papar Johnny. (OL-8)
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved