Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 8 anggota TNI, 7 dari matra Angkatan Darat dan 1 dari Angkatan Udara, menjalani hukuman disiplin militer dan dicopot dari jabatan terkait dengan penyebaran informasi bohong (hoaks) peristiwa percobaan pembunuhan Menko Polhukam Wiranto melalui media sosial.
Kepala Staf TNI-AD Jenderal Andika Perkasa mengatakan sebelumnya TNI-AD telah mencopot Kolonel Hendi Suhendi dari jabatan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) Kendari serta sersan dua berinisial J. Keduanya dihukum kurungan badan selama 12 hari lantaran istri mereka membuat posting-an nyinyir mengenai petaka yang menimpa Wiranto.
"Sampai hari ini TNI-AD sudah memberikan sanksi kepada tujuh anggota TNI. Selain dua prajurit yang disanksi pekan lalu, sekarang bertambah lima prajurit lagi," kata Andika kepada wartawan di Markas Besar TNI AD, Jakarta, kemarin.
Menurut dia, kelima prajurit tersebut bertugas di Korem Padang, Kodim Wonosobo, Korem Palangka Raya, Kodim Banyumas, dan Kodim Mukomuko. Satu dari lima prajurit itu akhirnya diberikan hukuman lebih berat. Alasannya, yang menyalahgunakan media sosial bukan istrinya, melainkan prajurit yang bersangkutan.
"Hukumannya penahanan ringan selama 12 hari. Sementara itu, satu prajurit yang terbukti menyalahgunakan medsos, kita jatuhi hukuman disiplin militer juga, tatapi hukumannya lebih berat, 21 hari," tegasnya.
Ia menambahkan, hukuman disiplin bertujuan agar para prajurit itu nantinya bisa memperbaiki diri. TNI-AD pun tidak menggunakan peradilan militer karena berpotensi prajurit akan dikeluarkan dari TNI.
"Arti hukuman disiplin karena kami masih memberikan kesempatan. Kami juga tetap memberikan penghargaan terhadap kinerja mereka selama ini. Mereka yang dihukum sementara waktu dilepaskan dari jabatannya," tukas Jenderal Andika.
Sementara itu, anggota Polisi Militer TNI-AU Lanud Muljono Surabaya, Peltu Yns, menjalani sidang disiplin, kemarin. Yns merupakan suami dari FS, yang mengunggah konten negatif terkait kasus penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.
Sidang disiplin yang digelar di Gedung Hercules Lanud Muljono Surabaya itu dipimpin Komandan Lanud Muljono Surabaya Kolonel (Pnb) Budi Ramelan.

Sumber: Pasal 8 dan 9 UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer
"Sanksi administratif yang dijatuhkan berupa penundaan mengikuti pendidikan pembentukan perwira selama satu gelombang. Kemudian penundaan kenaikan pangkat selama dua periode," kata Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Muljono Surabaya Mayor (Sus) Prasetyo.
Peltu Yns juga menjalani penahanan ringan selama lima hari sejak putusan komisi disiplin dan dicopot jabatannya sebagai Polisi Militer TNI-AU.
Peltu Yns dinyatakan melanggar Pasal 8 a dan 17 a UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer. Yns lalai karena tidak bisa menjaga istrinya yang mengumbar konten negatif soal penusukan terhadap Wiranto di media sosial. (Gol/HS/DW/X-10)
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
PEMERINTAH Indonesia menegaskan rencana pengerahan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza akan sepenuhnya berfokus pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.
Donny Pramono menyatakan bahwa proses penyiapan pasukan untuk misi perdamaian dan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, terus dimatangkan.
Jumlah pelanggaran prajurit TNI 2025 menurun hingga 40%. Namun, tantangan disiplin dan kejahatan siber masih jadi sorotan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
Kompensasi itu diberikan karena Wiranto dianggap se bagai korban dari tindak pidana terorisme
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat memerintahkan Kemenkeu memberikan kompensasi Rp37 juta kepada mantan Menkopolhukam Wiranto sebagai korban terorisme
Binsar menjelaskan, ada tiga terdakwa dalam kasus itu yakni Samsudin alias Ending, Fitri Diana alias Fitri Adriana, dan Syahrial Alamsyah alias Abu Hara.
Tetapi, dia menegaskan akan tetap menjalankan tugas sebagai Menko Polhukam sampai pelantikan kabinet baru.
"Terus terang ya saya membolos dari RS untuk bertemu dengan keluarga besar Kemenko Polhukam dalam rangka melaksanakan silaturahim pengakhiran tugas."
Wiranto keluar dengan berjalan kaki dengan ditemani istrinya dan juga dokter kepresidenan yang merawat Wiranto, yakni Terawan. Ia juga bersalaman dengan Terawan sebelum memasuki mobil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved