Jumat 11 Oktober 2019, 21:36 WIB

Istri Nyinyiri Wiranto, Personel POM TNI AU Dicopot dari Jabatan

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
 Istri Nyinyiri Wiranto, Personel POM TNI AU Dicopot dari Jabatan

MI
Ilustrasi

 

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) mencopot jabatan anggota Satuan Polisi Militer TNI AU (Satpomau) Lapangan Udara Muljono Surabaya yang istrinya kedapatan memposting sindiran nyinyir terkait peristiwa penusukan yang terjadi pada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten

Dikutip dari situs resmi Dinas Penerangan TNI AU, pembantu letnan satu (Peltu) YNS dicopot dari jabatan dan ditahan dalam rangka penyidikan oleh Pom AU karena melanggar Undang-Undang nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

Baca juga : Istri Nyinyir soal Wiranto di Medsos, Dandim Kendari Dicopot

"Sementara istrinya FS dilaporkan ke Polres Sidoarjo karena melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) pasal penyebaran kebencian dan berita bohong," tulis Dispenau.

Dispenau menjelaskan, dalam urusan politik, posisi prajurit TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) ialah netral. Oleh karena itu, KBT dilarang berkomentar, termasuk di media sosial yang berdampak pendiskreditan pemerintah maupun simbol-simbol negara. (OL-7)

Baca Juga

dok trisakti

Airlangga-Ganjar Dinilai Cocok di 2024

👤RO/Micom 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 19:11 WIB
Airlangga kalau bisa berpasangan dengan Ganjar, nilai jualnya...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Komnas HAM: Lamanya Masa Tunggu Hukuman Mati jadi soal Serius HAM

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 19:10 WIB
Riset Komnas HAM pada 2019 yang menunjukkan banyaknya terdakwa hukuman mati masih menunggu masa eksekusinya, bahkan di atas 20...
MI/VICKY GUSTIAWAN

Kapolri: Jangan Ragu Pecat Anggota yang Melanggar!

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 18:27 WIB
Menurut mantan Kapolda Banten itu, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya