Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memiliki rencana untuk memanggil paksa politikus partai Golkar Melchias Marcus Mekeng sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT).
Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan pengusaha Smaintan sebagai tersangka
"Terkait dengan apakah akan dilakukan panggil paksa atau dipanggil kembali atau dengan cara-cara lain menurut hukum acara yang berlaku, itu yang sedang dibicarakan oleh penyidik. Jadi masih dalam proses pembahasan ya saya kira," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (8/10).
Sejatinya, Mekeng dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini, Selasa (8/10). Namun, dirinya tidak hadir dengan alasan sakit. Sehingga Mekeng pun mengirim surat kepada KPK.
"Hari ini beralasan kurang sehat meski tidak melampirkan surat keterangan dokter, saya dapatkan infonya itu yang dilampirkan surat kuasa yang ditandatangani kemarin," ujar Febri.
Baca juga : Mekeng kembali Mangkir
Namun, KPK menyayangkan surat keterangan sakit Mekeng tidak dilengkapi lampiran keterangan dari dokter.
Alasan KPK belum memanggil paksa Mekeng dikarenakan pada pemanggilan awal yang bersangkutan sudah memberitahu KPK untuk tidak datang.
"Kalau dihitung tidak datangnya, setidaknya ada tiga kali ya. Namun di pemanggilan awal yang bersangkutan memberitahukan dan mengirim surat pada KPK karena sedang menjalankan tugas di Swiss beberapa waktu yang lalu," jelasnya.
Penyidik KPK pun masih mempertimbangkan pemanggilan Mekeng dan juga memperhatikan hukum yang berlaku untuk memanggil paksa Mekeng.
"Tim masih membicarakan ini karena kami tentu harus mempertimbangkan banyak hal pertama aturan hukum yang berlaku hukum acaranya misalnya, dan yang kedua strategi dan kebutuhan penanganan perkara pokoknya," jelasnya.
"Selain itu, ada banyak saksi juga yang perlu kami periksa dan besok kan juga ada agenda pemeriksaan yang lain," imbuhnya.
Sebelumnya, Mekeng tidak memenuhi panggilan KPK pada hari Rabu (11/9), Senin (16/9), Kamis (19/9), dan Selasa (8/10). Saat panggilan pertama, Mekeng mengirimkan surat ke KPK karena sedang berada di luar negeri.
Pada hari Senin (16/9), politikus Partai Golkar itu tidak memenuhi panggilan dengan alasan masih dalam perjalanan dinas. Selanjutnya, pada hari Kamis (19/9), Mekekng sedang berada di luar negeri karena ada kegiatan dinas dan ada pemeriksaan kesehatan.
Sedangkan pada (8/10) dirinya tidak hadir dengan alasan sakit. Mekeng pun sudah mengirimkan surat ketidakhadiran kepada KPK. (OL-7)
Selain pidana badan, Rudy juga diberikan hukuman denda Rp200 juta. Uang itu wajib dibayarkan dalam waktu sebulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap.
Ada banyak bukti penerapannya tarif Sudewo ini. Sebab, harga itu diumumkan langsung oleh para anak buah Sudewo.
Baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap delapan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jakarta Utara.
Tim penyidik lembaga antirasuah juga memanggil dua pejabat aktif dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD bukanlah solusi untuk menekan ongkos politik. Menurutnya, mekanisme tersebut justru berpotensi memperparah praktik suap.
Asep mengatakan, uang itu diterima Ade Kuswara sepanjang 2025. KPK menyebut dana itu diberikan sejumlah pihak yang belum bisa dirinci nama-namanya.
Polda Metro Jaya menyebutkan anak berkonflik dengan hukum (ABH) atau terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta itu tinggal bersama ayahnya
Anang mengatakan, saat ini, informasi kasus itu belum bisa dibuka secara detail untuk menjaga proses penyidikan.
Taylor Swift menegaskan tidak pernah menyetujui untuk bersaksi dalam gugatan hukum yang melibatkan Blake Lively dan Justin Baldoni.
Pemerintah Diminta tidak Pilah-Pilih Tempatkan Klausul Pencekalan
Selain materi Pembinaan Karakter, peserta Saksi juga dibekali dengan materi terkait bahaya narkoba, pengenalan hewan reptil, dan juga penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Saleh dalam keterangannya menuturkan bahwa banyak warga Pamekasan yang meninggal dan meranta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved