Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi di PT Saka Energi Indonesia (SEI). Puluhan saksi sudah diperiksa oleh penyidik.
"(Saksi sudah) lebih dari 20," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.
Anang mengatakan, saat ini, informasi kasus itu belum bisa dibuka secara detail untuk menjaga proses penyidikan. Penyidik masih melakukan pendalaman. "Masih dilakukan dulu, penyidik melakukan pendalaman-pendalaman, tapi, nanti saatnya kita beri tahu," ucap Anang.
Anang juga enggan memerinci nama-nama orang yang sudah diperiksa sebagai saksi. Namun, dia memastikan semua pihak yang dimintai keterangan memiliki informasi yang berkaitan dengan perkara yang diusut.
SEI merupakan anak usaha dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Dugaan korupsi dalam kasus ini yakni adalah saat adanya akuisisi saham Blok Ketapang, Muriah, Pangkah, dan Fasken yang dilakukan SEI. Waktu kejadian diduga pada 2012 sampai 2015. (Can/P-3)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap identitas tujuh orang yang turut digiring ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, bersama Bupati Pati Sudewo.
KPK diminta segera menjerat pihak swasta yang diduga terlibat kuat dalam pusaran kasus tersebut.
Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Polres Kudus, Jawa Tengah, membenarkan adanya peminjaman satu ruang pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Bupati Pati Sudewo pada Senin (19/1) dini hari.
Selama proses yang berlangsung seharian penuh, Sudewo hanya sempat terlihat keluar ruangan satu kali pada pukul 21.20 WIB menuju toilet.
Bupati Pati Sudewo terjaring OTT KPK hari ini. Simak fakta-fakta lengkap, rekam jejak kasus sebelumnya, kekayaan, hingga kontroversi kebijakan yang pernah memicu protes warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved