Rabu 25 September 2019, 09:00 WIB

Hati-Hati dengan Penumpang Gelap Demo

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Hati-Hati dengan Penumpang Gelap Demo

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Massa dievakuasi TNI di Gedung setengah jadi samping gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko meminta mahasiswa dan masyarakat yang berdemonstrasi menolak Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dapat memahami keinginan Presiden Joko Widodo. Kepala Negara sejak awal meminta RKUHP ditunda.

"Yang perlu dipahami oleh teman-teman semuanya bahwa pemerintah saat ini telah bersepakat dengan DPR untuk mengkaji lebih jauh tentang revisi UU KUHP (pengesahannya ditunda), berikutnya pertanahan, berikutnya pemasyarakatan, dan beberapa yang lain," kata Moeldoko.

Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Ahmad Khoirul Umam mengingatkan agar gerakan mahasiswa berhati-hati terhadap penunggang gelap yang memiliki agenda sendiri untuk menurunkan Presiden Jokowi.   

Menurut Umam, setidaknya terdapat tiga elemen yang melakukan aksi turun ke jalan.

Pertama, gerakan mahasiswa dan aktivis yang memiliki agenda aksi yang orisinal fokus pada penggagalan revisi UU KPK, RUU KUHP, RUU Kebakaran Hutan, RUU Pertahanan, RUU Keamanan Cyber, dan RUU Pertanahan.   

Kedua, pihak yang mendukung Jokowi saat Pilpres 2019 tapi kemudian merasa kecewa dengan sikap Jokowi yang dianggap melemahkan KPK dan tunduk pada kepentingan oligarki.      

Ketiga, penunggang gelap yang berusaha memanfaatkan gerakan mahasiswa yang mulai terkonsolidasi dengan baik, dengan menggeser isu ke arah sikap-sikap politik inkonstitusional lewat penggunaan tagar #turunkanJokowi dan menyuarakan untuk menggagalkan pelan-tikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024. 

Namun, Menko Polhukam Wiranto menjamin pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan lancar. Kondisi keamanan dalam negeri jelang pelantikan dipastikan kondusif.

 "Kalau ditanya aman apa tidak, ya insya Allah terjaga. Karena proses (pemilu) yang sudah melalui jalan panjang, sudah tidak perlu lagi ada masalah yang menghambat proses itu (pelantikan)," ujar Wiranto. (Uta/Mal/Nur/Gol/Cah/P-1)

Baca Juga

MI/ Susanto

Direktur Kementerian Pertahanan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Satelit

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:52 WIB
Laksma TNI SD diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123°...
Antara

Kejagung Periksa Auditor Bea Cukai Terkait Korupsi Fasilitas Kawasan Berikat

👤Ant 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:31 WIB
Kelima saksi yang diperiksa yakni TS, FI, TJY, S, dan...
Dok Kejagung

Intervensi Lin Che Wei Terkait Kebijakan Ekspor CPO di Kemendag Sejak Januari 2022

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:24 WIB
Lin Che Wei tak ada di struktur formal Kemendag. Namun, punya peran kuat untuk mengatur...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya