Senin 09 September 2019, 17:32 WIB

Komisi III Nilai Pansel Capim KPK Bekerja Profesional

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Komisi III Nilai Pansel Capim KPK Bekerja Profesional

ANTARA/Reno Esnir
Herman Hery

 

KOMISI III DPR RI menilai panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerja dengan profesional. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III Herman Heri saat ditemui oleh awak media seusai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi III dengan Pansel KPK.

"Sudah cukup profesional. Soal adanya pro dan kontra itulah bagian dari kehidupan demokrasi bangsa ini. Ada yang suka dan ada yang tidak suka," tutur Herman di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/9).

Baca juga: Lokasi Veronica Koman Sudah Diketahui Polisi

Herman melanjutkan, Komsi III teah membuat 14 topik penulisan makalah dengan berbagai pertanyaan di dalamnya. Ke-15 makalah tersebut akan diserahkan kepada 10 capim KPK pilihan pansel dengan cara diundi.

Sebelumnya, Rabu (11/9) lalu, ke-10 capim KPK tersebut harus sudah selesai mengerjakan makalah yang topiknya berkaitan dengan penanganan tindak pidana korupsi (tipikor).

"Batas waktunya sebelum hari Rabu. Jadi sore ini kami sudah mulai pembahasan makalah, dan sesudah itu mulai fit and proper test," ungkapnya.

Herman melanjutkan, setiap anggota fraksi yang berada di Komisi III telah menggunakan hak suaranya untuk bertanya kepada pansel capim KPK.

Herman memastikan bahwa seleksi capim KPK akan dituntaskan dalam masa periode saat ini.

"Kalau bisa diselesaikan hari ini kenapa ditunda besok. Itu prinsip kerja kami dan kebetulan jadwal yang cocok untuk diselesaikan sekarang kami akan selesaikan sekarang," tutur Herman.

Baca juga: Jelang Fit and Proper Test di DPR RI, Firli Optimistis Lolos

Pihaknya juga akan mendengarkan masukan dari elemen masayrakat sipil dalam menentukan 5 capim KPK. Namun, dirinya mengaskan, bawha 56 anggota Komisi III berhak memiliki pandangannya masing-masing terkait capim KPK.

"Namanya DPR wakil rakyat, masukkan apa pun harus kami tampung dan dalam hal menampung Apa yang dimaksudkan anggota 56 orang punya hak untuk berpendapat terhadap masukan itu," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

FOTO/Dok.Kemendagri

Waspadai Omikron, Kepala Daerah Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 19 Januari 2022, 11:44 WIB
Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta kepala daerah menaati larangan...
Antara

Gaga Muhammad Divonis Hukuman Penjara 4,5 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:38 WIB
Terdakwa Gaga Muhammad divonis hukuman penjara selama 4,5 tahun dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu...
Medcom

Polri Sebut Kejahatan Siber Banyak Dilakukan Napi

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:00 WIB
Ramadhan mengatakan para tersangka leluasa menggunakan ponsel ataupun alat komunikasi di dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya