Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan akibat terbakarnya kantor KPU di Papua, semua dokumen dan barang-barang hangus terbakar. Ia menyayangkan adanya pembakaran tersebut.
"Pertama saya tentu menyesalkan ya ada kejadian pembakaran kantor KPU. Membakar itu kan enggak diperbolehkan. Itu kantor milik pemerintah kita bersama. Saya tentu menyesalkan karena ini sudah terjadi," ujar Arief di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Sabtu (31/8).
Menurut Arief, ia menghargai setiap penyampaian pendapat namun bukan dengan cara membakar gedung.
Pihaknya, saat ini, sedang meminta kepada KPU Papua untuk mengidentifikasi apa saja kerusakan yang dialami.
Diketahui, dokumen yang hangus terbakar salah satunya berkas penetapan caleg DPRD Papua. Namun, menurut Arief, hal itu tidak mengganggu mekanisme selanjutnya.
Baca juga: KPU: PDIP Raih Kursi Tertinggi, NasDem Tembus Empat Besar
"Enggak (mengganggu) mekanisme. Berjalan terus cuma hanya soal dikumennya saja kita menggunakan dokumen yang mana," kata Arief.
Komisioner KPU Ilham Saputra menuturkan bahwa saat ini akses untuk mengunjungi kantor KPU yang sudah terbakar masih sulit dijangkau, karena situasi di Papua masih belum kondusif.
"Semoga saja kita masih ada data soft copy-nya. Sehingga data itu bisa memperkuat data yang terbakar tadi," kata Ilham.
Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Adam Arisoy membenarkan kantor KPU Papua dibakar oleh massa. Ia mengatakan semua dokumen terkait pemilu hangus terbakar.
"Ya benar kantor KPU Papua sudah dibakar jam 4 subuh tadi. Semua dokumen penetapan caleg, termasuk laporan LHKPN terbakar habis," ujar Adam saat dikonfirmasi. (OL-2)
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Jabatan baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III memaksa Letjen Lucky kembali memasuki belantara Papua guna menegakkan kedaulatan NKRI.
Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Jayapura membuat air Danau Sentani meluap.
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved