Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GEJOLAK yang terjadi di wilayah Papua dan Papua Barat disinyalir ada pihak yang berusaha memancing di air keruh.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut ada sejumlah kelompok yang tidak senang dengan upaya Presiden Joko Widodo membangun Papua dan Papua Barat menjadi sejahtera. Menurutnya, gejolak yang terjadi di Papua dan Papua Barat, dimanfaatkan oleh kelompok tersebut untuk memanfaatkan situasi.
“Ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan situasi itu. Jelas itu siapa mereka. Dia bermain di situasi yang terjadi tapi alhamdulillah dengan penuh kesadaran masyarakat ternyata tidak masuk dalam skenario mereka," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8).
Baca juga: Jokowi: Tindak Tegas Prajurit TNI yang Persekusi Mahasiswa Papua
Kelompok itu, kata Moeldoko terbagi menjadi dua poros, yakni pergerakan poros bersenjata dan pergerakan poros politik. Keduanya sama-sama ingin membuat Papua lepas dari Indonesia.
Dia menjelaskan, dalam lima tahun kepemimpinan Jokowi, Papua dan Papua Barat telah dibangun berbagai macam infrastruktur agar kesejahteraan masyarakatnya meningkat dengan baik.
"Itu dinikmati oleh masyarakat Papua, tapi ternyata ada kelompok-kelompok tertentu, baik itu pergerakan poros bersenjata maupun pergerakan poros politik. Itu justru merasa terganggu dan ada kecemasan yang nyata," ujar Moeldoko.
Dia mencontohkan, ketika pembangunan infrastruktur dijalankan dan kesejahteraan masyarakat meningkat, maka tingkat kepengaruhan kelompok bersenjata terhadap masyarakat menjadi berkurang.
“Juga demikian terhadap kelompok poros politik, begitu melihat Papua maju, maka dia enggak ada alasan lagi untuk jualan bahwa masyarakat Papua termarjinal," jelas Moeldoko.
Moeldoko menyebut para pemimpin daerah mampu meredakan situasi sehingga aksi kericuhan dapat diredam. Dia juga mengapresiasi tingkat kesadaran masyarakat Papua yang tak ingin kericuhan yang terjadi semakin memburuk. (OL-8)
Menag Yaqut mengajak para jemaah haji untuk kembali menata niat ke Tanah Suci ini untuk beribadah, melaksanakan rukun Islam yang kelima.
Aksi berbagi dan menyebar kebaikan itu bertujuan untuk menyuarakan Indonesia yang guyub dan damai.
Peluang meningkatnya pendapatan per kapita penduduk paling besar didapatkan pada saat era bonus demografi.
Kemerdekaan bangsa Indonesia, tidak terlepas dari jerih payah jiwa raga manusia yang mendapat predikat mulia, pahlawan
Merawat diri sendiri saat ini menjadi hal yang semakin penting untuk dilakukan.
Sebuah negara bisa kuat apabila ketersediaan pangannya cukup untuk menyuplai kebutuhan negaranya. Artinya sebuah negara kuat kalau pangannya cukup kuat
PEMERHATI sepak bola nasional dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Irhas, mengatakan, upaya pembinaan talenta muda sepak bola di Indonesia Timur harus terus ditingkatkan.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved