Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ade Irfan Pulungan menyebut ulama kharismatik KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen pantas mendapat gelar jasa pahlawan nasional oleh pemerintah.
Menurutnya, banyak pihak menilai Mbah Moen merupakan sosok berjasa bagi Indonesia. Perannya baik di awal kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan, dan semua orang mengakui hal tersebut.
“Beliau adalah tokoh pemersatu bangsa. Pemikirannya tentang keislaman dan keindonesiaan semakin menyadarkan masyarakat bahwa NKRI adalah final dan perlu diperjuangan dengan jihad,” kata Ade dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (16/8).
Ia meminta membentuk tim dan melaksanakan berbagai forum ilmiah yang menggali kontribusi dan peran serta jasa yang telah dilakukan Mbah Moen selama ini. Dari forum itu kemudian dicari berbagai bukti ilmiah tentang kontribusi Mbah Moen bagi Indonesia sehingga ia layak menjadi Pahlawan Nasional.
“Pemerintah melalui Kementerian Sosial bisa melakukan kajian dan menggali bukti kontribusi dan kepahlawanan Mbah Moen,” kata Ade.
Mbah Moen, menurutnya adalah tokoh lintas zaman. Beliau lahir pada 28 Oktober 1928 dan mengalami masa kemerdekaan. Beliau juga pernah menjadi tantara di masa mudanya, dan memilih pensiun dari militer setelah ikut berkontribusi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. (OL-4)
A. Yudha Permana, cucu M.J Soeoed berkeinginan untuk mengangkat tokoh nasional ini ke permukaan agar dikenal secara nasional.
PEMERINTAH Kota Semarang terus mendorong pengukuhan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.
Gelar Pahlawan Nasional yang diterima kedua tokoh tersebut merupakan kebanggaan sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk terus meneladani perjuangan mereka.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 menetapkan dan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Bidang Perjuangan Bersenjata kepada Tuan Rondahaim Saragih pada 10 November 2025.
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved